p-Index From 2021 - 2026
6.804
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan PROSIDING SEMINAR NASIONAL Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Keterapian Fisik Jurnal Kesehatan JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) NERSMID: Jurnal Keperwatan dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Abdimas Mahakam JURNAL MEDIA KESEHATAN Borneo Nursing Journal (BNJ) Jurnal Midpro Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berdaya dan Inovasi Jurnal Kebidanan Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Kosala : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal EduHealth Midwifery Care Journal Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge Prosiding University Research Colloquium International Journal of Health Science and Technology Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah JHeS (Journal of Health Studies) Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Baktimu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Baktimu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENERIMAAN DIRI PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) DI YAYASAN VICTORY PLUS YOGYAKARTA (STUDI FENOMENOLOGI) Syafitasari, Juanda; Djannah, Sitti Nur; Rosida, Luluk; Hakimi, Hakimi
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 13 No 1 Juni 2020
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v13i1.471

Abstract

DESCRIPTION OF SELF ACCEPTANCE IN PEOPLE WITH HIV / AIDS (PLWHA) IN YOGYAKARTA VICTORY PLUS FOUNDATION (PHENOMENOLOGY STUDY) Juanda Syafitasari1, Sitti Nur Djannah2, Luluk Rosida3, Professor Hakimi4 1 Student Midwifery Study Program Master Program (S2) 2 Lecturer at Ahmad Dahlan University Yogyakarta 3 Lecturers at Aisyiyah University, Yogyakarta 4 Lecturer at Aisyiyah University, Yogyakarta Abstract Background of research: Self-acceptance is very important because self-acceptance is one of the factors that influence the physical and psychological health of people with chronic diseases, one of which is HIV / AIDS. What should be done is to accept the chronic illness with sincerity and learn to live with the disease. Research Objectives: Knowing the picture of self-acceptance in PLWHA at Victory Plus Foundation Yogyakarta. Methods: This study used a qualitative research method with a phenomenological approach carried out at the Victory Plus Foundation in Yogyakarta from September to October 2019. Information was obtained by in-depth interview techniques with informants namely PLWHA. Analysis of the data used through the stages of data reduction, data coding, and verification. Research Results: The results of qualitative analysis get the picture of self-acceptance of ODHA based on goals, roles, relationships, and situations categorized as good. Research conclusion: The description of the self-acceptance of informants based on goals, roles, relationships, and situation is good. Keywords: Self-acceptance, PLWHA
SOSIALISASI DAN PENJARINGAN KDRT MELALUI APLIKASI BERBASIS IT DI PUSKESMAS KASIHAN I BANTUL YOGYAKARTA Rosida, Luluk; Putri, Intan Mutiara; Silmina, Esi Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v2i2.5951

Abstract

Tekhnologi informasi menjadi salah unsur pendukung yang sangat penting dalam pengembangan pelayanan publik. Puskesmas Kasihan I merupakan salah satu puskesmas mampu tatalaksana kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun sosialisasi dan penjaringan masih menggunakan sistem pelaporan manual dan belum menggunakan sistem pelaporan berbasis tekhnologi informasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses sosialisasi dan penjaringan kekerasan dalam rumah tangga dimasyarakat melalui tekhnologi informasi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan penggunaan aplikasi pelaporan berbasis teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui beberapa tahapan. Tahap pertama Assesment melakukan koordinasi dan Focus Group Discussion dengan pihak puskesmas tentang rencana pembuatan aplikasi penjaringan kekerasan dalam rumah tangga. Tahap kedua Planning and Development pembuatan aplikasi penjaringan  kekerasan dalam rumah tangga dan pelaporannya. Tahap ketiga Implementation di laksanakan pelatihan terkait pengembangan website dan uji coba aplikasi untuk petugas IT puskesmas.  Selain itu dilakukan sosialisasi dan penyuluhan pada kelompok kader KEKEP IBU tentang penjaringan kekerasan dalam rumah tangga dan pelaporan kejadiannya berbasis teknologi. Tahap terakhir Evaluation yaitu monitoring dan pendampingan . Hasil pengabdian masyarakat ini pada tahap pertama yaitu rancangan aplikasi penjaringan KDRT dan pada tahap kedua pembuatan aplikasi penjaringan KDRT dan sistem pelaporannya. Pada tahap ketiga terlaksananya pelatihan penggunaan aplikasi kepada petugas IT Puskesmas Kasihan I dan telah dilaksanakan sosialiasasi kepada kader KEKEP IBU Puskesmas Kasihan I tentang penjaringan KDRT berbasis IT yang selanjunya akan meneruskan sosialisasi pada masyarakat secara luas. Hasil evaluasi didapatkan beberapa orang kader sudah dapat menggunakan aplikasi penjaringan KDRT tersebut. Berdasarkan informasi dari pihak puskesmas setelah adanya aplikasi pelaporan KDRT berbasis IT ini dapat memudahkan dalam proses rekap dan pelaporan dari tingkat kader , puskesmas sampai ke Dinas Kesehatan. Harapan selanjutnya pihak Puskesmas Kasihan I Bantul dapat melanjutkan untuk mengembangkan secara mandiri aplikasi penjaringan  KDRT ini.
Peningkatan Pengetahuan Program Pendewasaan Usia Perkawinan di Karang Taruna Angkatan Muda Salakan Bantul Yogyakarta Putri, Intan Mutiara; Rosida, Luluk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v1i1.4475

Abstract

Desa Bangunjiwo terletak di bagian selatan kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta dengan jumlah remaja sebanyak 700 orang. Pernikahan remaja merupakan salah satu masalah yang marak terjadi saat ini. Berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Kasihan I angka persalinan remaja cukup tinggi dimana pada tahun 2016 terdapat 9 remaja bersalin diusia 18-19 tahun dan 15 remaja diusia 19-20 tahun. Informasi tersebut didukung dengan data dari KUA Kecamatan Kasihan pada tahun 2015-2016 menunjukkan peningkatan kejadian pernikahan remaja dengan status hamil, masing masing sebanyak 9 pasang pada tahun 2015 dan 14 pasang ditahun 2016. Rata-rata usia remaja yang menikah dengan kondisi hamil berusia dibawah 19 tahun. Pernikahan di usia remaja dapat berdampak pada segi fisik maupun biologis. Dusun Salakan merupakan salah satu dusun yang berada di Desa Bangunjiwo yang memiliki organisasi remaja yaitu Karang taruna bernama Angkatan Muda Salakan “AMS”. Karang taruna AMS sebagai wadah perkumpulan remaja di dusun Salakan, merupakan peluang yang tepat sebagai sasaran dalam upaya peningkatan pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan anggota karang taruna dan komitmen bersama dalam mendukung program pendewasaan usia perkawinan. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dengan pemberian pendidikan kesehatan yaitu penyuluhan tentang program pendewasaan usia perkawinan dan pembuatan pakta integritas. Pelaksanaan kegiatan ini melalui empat tahapan antara lain : assesment, planning and development, implementation dan evaluation. Target luaran untuk meningkatkan pengetahuan anggota karang taruna tentang program pendewasaan usia perkawinan (PUP) dan adanya komitmen bersama antara anggota karang taruna yang tertuang dalam pakta integritas. Hasil kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan anggota karang taruna sebelum kegiatan dengan sesudah kegiatan sebesar 60,6%. Adanya pakta integritas sebagai bentuk dukungan program pendewasaan usia perkawinan.
DESAIN SISTEM INFORMASI LAPORAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DAN PEREMPUAN (KtPA) BERBASIS ANDROID, GOOGLE FIREBASE, DAN WEB Mufreni, Sadr Lufti; Rosida, Luluk
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 2 April (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.2.76-86

Abstract

Pada tahun 2019, Komnas Perempuan melaporkan telah terjadi 406.178 kekerasan terhadap perempuan dan anak. Paling tinggi adalah kekerasan dalam rumah tangga (71%). Penanganan korban yang terlambat dapat menimbulkan resiko kematian. Diperlukan aplikasi yang dapat mengirimkan laporan kekerasan secara cepat dan mudah diakses oleh semua pihak baik korban maupun masyarakat sekitar. Penelitian ini menawarkan solusi aplikasi yang memenuhi kedua syarat tersebut. Aplikasi dapat diakses secara real time dan dapat digunakan oleh masyarakat dan kader Puskesmas. Aplikasi yang dibuat berbasis Android dan Google Firebase untuk manajemen laporan dan web untuk mengelola kader Puskemas.
Factors Affecting Physical Activity During Pregnancy: A Scoping Review Aulia Kurnianing Putri; Luluk Rosida; Faizatul Ummah
Jurnal MIDPRO Vol 13, No 2 (2021): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v13i2.312

Abstract

ABSTRACTPregnancy is an important period before delivery. The findings in several studies mentioned that pregnant women complained of discomfort. One of the solutions is by doing pregnancy exercise. This scoping review aimed to investigate factors affecting pregnant women in carrying out physical activities during pregnancy. It applied the Arksey and O'Malley framework which developed using the PEO framework. The articles were selected through relevant databases, namely Pubmed, Wiley, Ebsco and gray literature from Google Scholar. The results showed that factors affecting pregnant women in doing physical activity included maternal education, maternal physical activity habits before pregnancy, peer influence, healthy motivation and family support, husband, facilitator, and adequate facilities. While the inhibiting factors were lack of free time, lack of information, fatigue, pregnancy symptoms, and lack of motivation. It can be concluded that physical activity during pregnancy which were carried out according to the guidelines and needs is proven to provide optimal health benefits and fitness during the pregnancy process and reduce the risk of delivery with assistive devices or by caesarean section.  Keyword: Pregnancy, Factor or Cause, Physical Activity
AKTIFITAS FISIK,STATUS GIZI DAN POLA MAKAN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA Luluk Rosida; Luluk Khusnul Dwihesti
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v7i2.504

Abstract

Kejadian Anemia terutama  pada remaja masih sangat tinggi dan  dapat berakibat  terhadap menurunnya produktivitas remaja dan  kemampuan remaja dalam bidang akademis di sekolah, selain itu  juga anemia dapat mengganggu pertumbuhan fisik pada remaja  dimana tinggi dan berat badan menjadi tidak sempurna dan daya tahan tubuh akan menurun sehingga mudah terserang penyakit.  Banyak factor yang menyebabkan anemia pada remaja diantaranya adalah aktifitas fisik, status gizi dan pola makan pada remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan crosssectional, populasi sejumlah 425 siswi kelas X, jumlah sampel 40 siswi, teknik sampling purposive sampling, dengan memilih  siswi yang sudah dipastikan menderita anemia baik ringan maupun sedang, waktu penelitian tahun 2019 di madrasah muallimat Yogyakarta menggunakan kuesioner yang dibuat oleh peneliti dan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, analisis statistik menggunakan perhitungan distribusi frekwensi. hasil penelitian didapatkan gambaran aktifitas fisik pada remaja putri di Madrasah muallimat Yogyakarta, menunjukan bahwa aktifitas  fisik paling banyak  pada kategori tidak ada aktifitas tambahan selain sekolah yaitu sebanyak  21 siswi (52,5%). Gambaran Status gizi pada remaja putri di Madrasah muallimat Yogyakarta menunjukan bahwa paling banyak adalah pada kategori normal yaitu 24 responden (60,0%). gambaran Pola makan pada remaja putri di Madrasah muallimat Yogyakarta, menunjukan bahwa pola makan paling banyak  pada kategori baik yaitu 23 siswi (57,5%). Kata Kunci: anemia, remaja, aktifitas fisik, pola makan, status gizi
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN VCT DI PUSKESMAS GEDONGTENGEN YOGYAKARTA Luluk Rosida; Devi Pratiwi
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.368 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.23-27

Abstract

Kelompok usia reproduktif tersebut  menyumbang lebih dari 70% kasus AIDS, namun dalam SDKI 2012 pada wanita 15-49 tahun dan pria kawin umur 15-54 tahun yang pernah mendengar tentang HIV/AIDS, tidak sesuai dengan tingkat pengetahuan tentang cara mengurangi risiko tertular HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan pemanfaatan layanan VCT. Desain penelitian ini adalah penelitian survei analitik, pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik sampel yang digunakan accidental sampling  sebanyak 30 responden datang ke layanan VCT Puskesmas Gedongtengen. Teknik analisa data menggunakan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan berdasarkan hasil Uji chi square didapatkan  hasil bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan pemanfaatan pelayanan VCT di Puskesmas Gedongtengen. Berdasarkan hasil dapat diambil kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan dan pemanfaatan pelayanan VCT di Puskesmas Gedongtengen. Deteksi dini diri sendiri terhadap infeksi HIV dianjurkan demi terciptanya masyarakat sehat. Terutama saat akan menikah dan merencanakan kehamilan dengan mendatangi puskesmas yang menyediakan pelayanan VCT.
PELATIHAN KADER PEMBENTUKAN POSYANDU REMAJA DI DUSUN NGENTAK BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA Intan Mutiara Putri; Luluk Rosida
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bangunjiwo berdiri tanggal 6 Desember 1946  sebagai gabungan dari desa Paitan, Sribitan, Bangen dan Kasongan. Saat ini terdiri dari 19 pedukuhan (kampung) dan 135 RT dengan jumlah penduduk yang terdaftar di buku register penduduk sebanyak 19.809 jiwa tediri dari 4.466 KK. Jumlah Remaja yang tercatat di desa Bangunjiwo adalah sebanyak 700 remaja dan terbanyak di dusun Ngentak. Hal ini ditunjukan berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Kasihan I angka persalinan remaja cukup tinggi dimana pada tahun 2015 terdapat 5 remaja yang bersalin pada usia 15-18 tahun, 12 remaja pada usia 18-19 tahun dan 7 remaja pada usia 19-20 tahun dan pada tahun 2016 9 remaja bersalin diusia 18-19 tahun dan 15 remaja diusia 19-20 tahun. Data yang rekapitulasi status nikah hamil di KUA Kecamatan Kasihan pada tahun 2015 terdapat 9 pasangan yang menikah dengan status hamil dan tahun 2016 meningkat menjadi 14 pasangan. Rata-rata usia remaja yang menikah dengan kondisi hamil berusia dibawah 19 tahun.  Keberadaan posyandu remaja merupakan solusi yang dapat ditawarkan dimasyarakat. Sehingga dengan adanya posyandu remaja di tingkat pedukuhan dapat meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan reproduksi remaja.Kegiatan ini menggambarkan hasil pelaksanaan Iptek bagi Masyarakat (IbM) dalam bentuk pelatihan kader untuk pembentukan posyandu remaja di dusun ngentak bangunjiwo kasihan bantul yogyakarta. Tujuan kegiatan ini adalah terbentukanya kader posyandu remaja yang terlatih. Kegitan yang dilakukan antara lain diawalpersiapan yaitu penggalangan komitmen kepada anggota karang taruna Surya Kencana sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan kedua adalah studi banding ke Posyandu Remaja Celan Trimurti Srandakan Bantul. Kegiatan yang ketiga adalah pelatihan kader posyandu remaja dengan materi antara lain program pemerintah terkait posyandu remaja, anemia dan status gizi remaja, konseling,pelaksanaan sistem lima meja, administrasi posyandu dan kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan ini adalah terbentuknya posyandu remaja dengan nama “GAPASKA” (Keluarga Pemuda Surya Kencana) yang memiliki kader posyandu terlatih. Rencana tindak lanjut yang akan dilakukan adalah penyusunan instrumen untuk hari buka posyandu serta pendataan sasaran. Hasil pengabdian masyarakat ini menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan dalam proceding pada Seminar  Keywords: Pelatihan, Kader, Pembentukan, Posyandu, Remaja
THE ADOLESCENTS’ CHARACTERISTICS WITH ANEMIA IN SENIOR HIGH SCHOOL MUALLIMAT YOGYAKARTA Luluk Khusnul Dwihestie; Luluk Rosida
Jurnal Riset Kesehatan Vol 9, No 1 (2020): MAY 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.471 KB) | DOI: 10.31983/jrk.v9i1.5695

Abstract

Anaemia is a global health problem. Anemia many occurs in women and adolescents. This is due to menstruation experienced every month which causes low levels of hemoglobin. Adolescence is a period of growth that requires more nutritional intake. Anemia in adolescent impacts on decreased body immunity and the concentration is reduced. The purpose of this research was to find out the adolescents’ characteristics with anemia in Senior High School Muallimat Yogyakarta. This research is descriptive analytic research with cross sectional approach, a population of 425 of class X students, 40 sample students, purposive sampling technique. The results showed a description of the characteristics of adolescent in Senior High School Muallimat Yogyakarta, showed that the majority of respondents aged 16 years of the 22 respondents (63.0%). The majority of adolescents experienced menarche at age 12 as many as 12 respondents (30.0%). Adolescents having menstrual periods 1 time a month that a majority of 35 respondents (87.5%). In addition, long menstrual majority in the normal category is 3-7 days as many as 29 respondents (72.5%). It is expected that adolescents can consume vegetables and fruits containing iron, as well as Fe tablets during menstruation.
EFEKTIFITAS SOSIALISASI MAL OLEH KONSELOR ASI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN UNMEET NEED KB luluk rosida
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 4, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v4i1.551

Abstract

Abstract Lactation amenorrhea method (LAM) is an alternative that can be used by women who experienced the unmet need for family planning to breastfeed cause delays recovery of fertility after childbirth and can be used as a natural contraceptive methods. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the socialization of LAM by a breastfeeding counselor to efforts to reduce unmeet need in Yogyakarta. This quasi study uses the design of Non-Equivalent Control Group, which compares the return of menstruation to postpartum mothers with exclusive breastfeeding given LAM socialization by ASI counselors with postpartum mothers who were not given LAM socialization by ASI counselors. Women who are exclusively breastfeeding will in principle get longer menstrual initiation than those who do not exclusively breastfeed their babies. The sample in this study were mothers who had just given birth at the Community Health Center hospitalized in Yogyakarta. Bivariate analysis using the whtney man test. The results showed that there were differences in the return of menstruation in postpartum mothers who were given LAM  socialization by ASI counselors with postpartum mothers who were not given LAM socialization.  
Co-Authors Adiesti, Ferlia Anisa Arum Sulistyowati ANISAH Arif Bimantara Ariyanto, Andry Astuti, Andari Wuri Aulia Kurnianing Putri Ayu Anggraini Batubara, Rini Amalia Belian Anugrah Estri Besral . Bunga Karina Zulfa Dani Trianto Deccy Nopiyana Desi Fatma Sari Devi Pratiwi Deya Devi Noventa Anggraini Dinna Fitriya Elivya Putri Melsany Esitra Herfanda Evi Martha Faizatul Ummah Faizatul Ummah Fajarini, Nurbita Fatimatasari Fatimatasari Fayakun Nur Rohmah Ferlia Adiesti Ferlia Adiesti Fitriahadi, Enny Fitriahadi, Eny Fuji Padia Ramdani Hakimi Hakimi Hakimi, Mohammad Hani, Umu Hapsari Listyaningrung, Tri Harnimayanti Herlin Fitriani Kurniawati Ika Afifah Nugraheni Indriastuti, Nur Azizah Intan Mutiara Putri Intan Mutiara Putru Istri Utami Kartini, Farida Khairiyah, Annisa Adzakiyyatul Khofiyah, Nidatul Kirana Puji Ramadhanti Khaliri Luluk Khusnul Dwihestie Luluk Khusnul Dwihestie M. Lutfi Saputra Makbul, Ika Aida Aprilini binti Mohammad Hakimi Mufdlillah Mufdlillah Mufdlillah Mufdlillah Mufdlillah, Mufdlillah Mufreni, Sadr Lufti Muhammad Aswan, Asiyah Musoli Mutiara Putri, Intan Nadiyah, Sabrina Fitri Ni nyoman Y. Abriyani Nunung Ismiyatun Nuristy Brillian Ainindyahsari Winarna Nursanti, Widya Pratiwi, Cesa Septiana Ramadanti, Rania Rini Amalia Batubara Riski Oktafia Rohmadani, Zahro Varisna Sari , Siti Nurul Fadhilah Sari, Desi Fatma Shofiyatul Azizah Silmina, Esi Putri Silvia Rizki Syah Putri Siti Nadhir Ollin Norlinta Siti Wardah In’am Fathin Sitti Nur Djannah Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sulistyowati, Anisa Arum Suratini Suratini Suyani Suyani, Suyani Syafitasari, Juanda Syagata, Anindhita Syahbi Syah Putri, Silvia Rizki Sylvia Putri Tasya Muliasari Taufiqur Rahman, Taufiqur Tri Sunarsih Umihan Samal Umu Hani Wahyuntari, Evi wardhani, Riska risty Warsiti Warsiti Warsiti Warsiti Wijayanto, Danur Wiwit Desi Intarti Zahra Humaira, Rezka Zahra Muhammad