Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu pada mahasiswa kelas Pendidikan IPA Bilingual 2023 di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner pilihan ganda yang terdiri dari 12 pertanyaan dan diisi oleh 18 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan metode statistik untuk menginterpretasikan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap bahasa Indonesia, dengan jumlah responden yang menjawab benar berkisar antara 11 hingga 17 orang per pertanyaan. Pertanyaan dengan tingkat pemahaman tertinggi dijawab benar oleh 17 responden, sementara pertanyaan dengan tingkat pemahaman terendah dijawab benar oleh 11 responden. Faktor yang mempengaruhi variasi pemahaman ini meliputi latar belakang bahasa ibu mahasiswa, kebiasaan penggunaan bahasa asing dalam lingkungan akademik, serta kurangnya praktik penggunaan bahasa Indonesia secara formal dalam pembelajaran. Meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik terhadap bahasa Indonesia, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran bilingual yang lebih efektif dan seimbang agar mahasiswa tetap memiliki kompetensi bahasa Indonesia yang kuat tanpa mengurangi penguasaan bahasa asing mereka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengajar dan institusi pendidikan dalam merancang metode pembelajaran yang lebih optimal di lingkungan akademik bilingual.