Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN KERJASAMA DALAM KELOMPOK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (TEAMS GAME TOURNAMENT) PADA PESERTA DDIK KELAS 2 SDN REJOMULYO Wanodya Nala Rukmi; Sardulo Gembong
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 3 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i3.1687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama dalam kelompok pada siswa kelas 2 SDN Rejomulyo dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif yaitu Teams Game Tournament (TGT). Permasalahan yang melatarbelakangi adanya penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok yang ditandai dengan rendahnya kontribusi antar anggota kelompok, kurangnya komunikasi, dan juga pembagian tugas kelompok yang tidak merata. Selanjutnya, pelaksanaan dalam penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 18 siswa kelas 2 SDN Rejomulyo sebagai subjek penelitiannya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik obsevasi, penilaian hasil tugas kelompok, dan juga wawancara dengan guru kelas. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator kerjasama dari Slavin (2005) yaitu kontribusi, komunikasi, tanggung jawab, dan evaluasi kelompok. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Game Tournament memberikan hasil positif terhadap peningkatan kemampuan kerjasama dalam kelompok pada siswa kelas 2 SDN Rejomulyo. Rata-rata nilai tugas kelompok mengalami peningkatan dari siklus I yang memiliki skor 55 bertambah menjadi skor 85 pada siklus II. Selain itu, nilai skor observasi juga bertambah dari skor rata-rata 2,25 pada siklus I menjadi 3,50 pada siklus II. Hasil wawancara dengan guru kelas juga menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model TGT menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kelompok. Dengan demikian, model pembelajaran TGT dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar, khususnya dalam hal kerjasama dalam kelompok.