Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita materi barisan dan deret aritmetika berdasarkan teori newman ditinjau dari gender Pupung Puspita Ningrum; Sardulo Gembong; Edy Suprapto
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa ketikamereka menyelesaikan soal cerita barisan dan deret aritmetika berdasarkan teori Newman ditinjau darigender. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan diSMPN 1 Nglames pada siswa kelas VIII B, yang berada di semester genap tahun akademik2022/2023, terdiri dari dua siswa, satu laki-laki dan satu perempuan. Hasilnya adalah siswa laki-lakimelakukan kesalahan pada tahap memahami masalah, transformasi, keterampilan proses, dan penulisanjawaban akhir. Sedangkan siswa perempuan melakukan kesalahan pada tahap transformasi, keterampilanproses, dan penulisan jawaban akhir. Siswa laki-laki melakukan kesalahan dalam mengerjakan soalkarena mereka tidak memahami maksud soal, belum memahami konsep barisan dan deret aritmetikasepenuhnya, dan kurang teliti dalam proses perhitungan. Namun, penyebab kesalahan siswa perempuanadalah kurangnya ketelitian, yang menyebabkan kesalahan dalam menulis rumus dan menghitungjawaban. Namun, masing-masing subjek memiliki kesamaan penyebab kesalahan yaitu dikarenakanbelum terbiasa menyelesaikan soal cerita sehingga siswa merasa kesulitan dalam menentukan langkahawal pengerjaan soal.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Mata Pelajaran Tematik yang Difokuskan pada Mata Pelajaran Matematika dengan Menggunakan Media Jaketku Kelas II SDN Bogem 2 Tahun Pelajaran 2022/2023 Alfiana Cindi Alfida; Sardulo Gembong; Suratmi Suratmi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam belajar matematika. Proses pembelajaran dilakukan pada mata pelajaran tematik. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan media JaKetKu. Media ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam belajar matematika. Jenis penelitian yang diterapkan yaitu PTK. Subyek penelitian dipilih pada siswa kelas II. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Bogem 2 tahun pelajaran 2022/ 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata kemampuan kognitif siswa 70,125. Pada siklus II diperoleh rata-rata kemampuan kognitif siswa 86,375. Jika dilihat dari Kriteria Ketuntasan Minimum yang ditetapkan sekolah, menunjukkan bahwa pada siklus I, jumlah ketuntasan siswa sebesar 70,125% sedangkan pada siklus II sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan bahwa penggunaan media JaKetKu dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam belajar matematika
PENINGKATAN KEMAMPUAN KERJASAMA DALAM KELOMPOK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (TEAMS GAME TOURNAMENT) PADA PESERTA DDIK KELAS 2 SDN REJOMULYO Wanodya Nala Rukmi; Sardulo Gembong
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 3 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i3.1687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama dalam kelompok pada siswa kelas 2 SDN Rejomulyo dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif yaitu Teams Game Tournament (TGT). Permasalahan yang melatarbelakangi adanya penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok yang ditandai dengan rendahnya kontribusi antar anggota kelompok, kurangnya komunikasi, dan juga pembagian tugas kelompok yang tidak merata. Selanjutnya, pelaksanaan dalam penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 18 siswa kelas 2 SDN Rejomulyo sebagai subjek penelitiannya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik obsevasi, penilaian hasil tugas kelompok, dan juga wawancara dengan guru kelas. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator kerjasama dari Slavin (2005) yaitu kontribusi, komunikasi, tanggung jawab, dan evaluasi kelompok. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Game Tournament memberikan hasil positif terhadap peningkatan kemampuan kerjasama dalam kelompok pada siswa kelas 2 SDN Rejomulyo. Rata-rata nilai tugas kelompok mengalami peningkatan dari siklus I yang memiliki skor 55 bertambah menjadi skor 85 pada siklus II. Selain itu, nilai skor observasi juga bertambah dari skor rata-rata 2,25 pada siklus I menjadi 3,50 pada siklus II. Hasil wawancara dengan guru kelas juga menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model TGT menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kelompok. Dengan demikian, model pembelajaran TGT dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar, khususnya dalam hal kerjasama dalam kelompok.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI PENDEKATAN CRT BERBANTUAN MEDIA PAPAN PINTAR DI KELAS V SDN REJOMULYO Yunita Eka Wulandari; Sardulo Gembong; Kurnia Indah Sukmawatik
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gdn5nr39

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) yang didukung dengan penerapan media visual Papan Pintar. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Rejomulyo, dengan pelaksanaan penelitian dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes tertulis, dan dokumentasi sehingga diperoleh data yang valid dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterlibatan siswa, motivasi belajar, serta pemahaman mereka terhadap materi aktivitas ekonomi. Siswa terlihat aktif dalam berdiskusi, lebih percaya diri menyampaikan pendapat, dan menunjukkan peningkatan hasil tes pada setiap siklusnya. Pada siklus kedua, seluruh siswa berhasil mencapai kriteria ketuntasan minimal yang belum sepenuhnya terpenuhi pada siklus pertama. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang konseptual dan responsif terhadap budaya, apabila dipadukan dengan media konkret yang menarik, dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik dalam ranah kognitif maupun afektif. Selain itu, penelitian ini memberikan bukti bahwa pembelajaran berbasis CRT yang dikontekstualisasikan dengan budaya lokal mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, serta inklusif bagi siswa sekolah dasar.
PENERAPAN ROLE PLAYING  DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA Yustika Rakhma Apriliani; Kurnia Indah Sukmawatik; Sardulo Gembong
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/qc1hb144

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi kalimat efektif, di kelas IV SDN Rejomulyo Kota Madiun. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa melalui penerapan model pembelajaran Role Playing yang memfasilitasi siswa untuk berlatih berbicara, bekerja sama, dan mengkonstruksi pengetahuan secara aktif. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa dengan karakteristik yang heterogen. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi afektif dan psikomotorik, tes formatif pada setiap akhir siklus, serta dokumentasi dan wawancara reflektif. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh gambaran perkembangan partisipasi siswa dari pra-siklus hingga siklus II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dalam keaktifan maupun hasil belajar. Keaktifan siswa meningkat dari 32,1% pada pra-siklus menjadi 67% pada siklus I dan mencapai 89,3% pada siklus II. Rata-rata hasil belajar juga naik dari 67,5 pada pra-siklus menjadi 75,3 pada siklus I dan 82,7 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Role Playing berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, menumbuhkan rasa percaya diri, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar.
OPTIMALISASI HASIL BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING KULINER KHAS MADIUN MATERI STATISTIKA Fitria, Ruina Nur; Sardulo Gembong; Lilik Sulistyawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18067

Abstract

This study aims to optimise mathematics learning outcomes by implementing the problem-based learning (PBL) model combined with the culturally responsive teaching (CRT) approach in the context of Madiun's culinary specialities in statistics material. The research method used is classroom action research (CAR. The subjects of this study were students of class VIII A of SMPN 14 Madiun. Data were collected through learning outcome tests and observations. The results of the study indicate that the application of PBL with the CRT approach in the context of Madiun's culinary specialities can improve students' understanding and skills in statistical material. In addition, students become more motivated and active in the learning process because the material taught is relevant to their local culture. This increase can be seen from the average value of students in each cycle and the positive response from students to learning. Thus, the application of PBL with the CRT approach based on Madiun's culinary specialities has proven effective in optimising student learning outcomes in statistical material. Therefore, the researcher recommends that teachers consider using a similar approach when teaching other materials to improve student learning outcomes.
PENERAPAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KELAS VIIIB SMPN 14 MADIUN Ervinda Ika Nur Aysah; Sardulo Gembong; Lilik Sulistyawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18175

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach in improving student learning outcomes. The method used is classroom action research (CAR), conducted during the Field Experience Program (PPL) in class VIIIB at SMPN 14 Madiun. Data collection was carried out through tests, documentation, and observation. Data analysis included both quantitative and qualitative data, with research instruments consisting of test sheets, including pre-tests and post-tests. The results showed that student learning outcomes, particularly in the area of knowledge, significantly improved from 57% in Cycle I to 83% in Cycle II. These findings demonstrate that the implementation of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach is effective in enhancing student learning outcomes.
IMPLEMENTASI PBL BERINTEGRASI CRT DAN CASEL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIB SMP NEGERI 14 MADIUN Mualifah, Kun Nadhifah; Sardulo Gembong; Lilik Sulistyawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18177

Abstract

This research aims to improve the activity and learning outcomes of grade VII B students at SMP Negeri 14 Madiun through the application of Problem Based Learning (PBL) by integrating the Culturally Responsive Teaching (CRT) and CASEL. This research is a Class Action Research (PTK) which is carried out in 2 cycles, where in each cycle 2 meetings are held. The collection of research data was carried out from May 7, 2024 to May 22, 2024 at SMP Negeri 14 Madiun. The research subjects in this study are 23 students of class VII B in the subject of Data Presentation in the odd semester of the 2023/2024 school year. Data were collected through initial tests (pre-cycles), formative tests in each cycle, observation and documentation. Data processing is carried out in a quantitative descriptive manner by looking at the results of student activities and learning outcomes in each cycle. The success criteria determined for student activity are to achieve the medium category. Meanwhile, the success criterion for learning outcomes is that at least 80% of students achieve the KKM with a minimum score of 75.00. The results of the study showed that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model with the Culturally responsive Teaching (CRT) and CASEL was able to increase the activity and learning outcomes of students in grade VII B in the subject of Data Presentation at SMP Negeri 14 Madiun, with the average percentage of student activity in the first cycle reaching 58.09% and increasing to 85.76% in the second cycle, and the learning outcomes of students who achieved KKM increased from 34% in the first cycle to 82% in the second cycle.
PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN CRT MATERI STATISTIKA SMPN 14 MADIUN Clarissa Okta Berliananda; Sardulo Gembong; Lilik Sulistyawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18180

Abstract

Learning activities that do not focus on the background of students and lack of problem solving make learning less meaningful and result in low critical thinking skills, especially in mathematics learning. This study aims to improve critical thinking skills and mathematics learning outcomes of students through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model with the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach. The subjects of the study were 27 students of class VIII C of SMP Negeri 14 Kota Madiun in the 2023/2024 academic year. This study used the Classroom Action Research (CAR) method with the Kurt Lewin model research design, which was carried out in two cycles including planning, action, observation, and reflection. The results of the study showed an increase in students' critical thinking skills, marked by an increase in five assessment indicators: Providing Simple Explanations, Building Basic Skills, Concluding, Making Further Explanations, and Developing Strategies and Tactics. The percentage of critical thinking skills increased from 66.4% in the pre-cycle, to 72.1% in cycle I, and 83.0% in cycle II. In addition, learning outcomes also increased from 28.125% in the pre-cycle, to 75% in cycle I, and 84.4% in cycle II. In conclusion, the PBL model with the CRT approach is effective in improving students' critical thinking skills and mathematics learning outcomes.