Noorhanah , Ninuk
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Karakter Peduli Sosial Siswa Melalui Program Jum’at Amal Noorhanah , Ninuk; Gufron, Amir
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 8 No. 1 (2025): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v8i1.2971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya peningkatan karakter peduli sosial siswa melalui program pembiasaan Jum’at Amal di SDN 6 Panggang Jepara. Kajian ini merumuskan dua pertanyaan utama, yaitu: (1) Bagaimana upaya meningkatkan karakter peduli sosial melalui Program Jum’at Amal, dan (2) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat terlaksananya program tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Fokus kajian meliputi pelaksanaan program, dampaknya terhadap karakter peduli sosial siswa, serta dukungan dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jum’at Amal secara signifikan meningkatkan kesadaran dan sikap peduli sosial siswa melalui edukasi mengenai manfaat berbagi serta pelaksanaan tindakan nyata yang mendorong praktik kebiasaan sosial positif. Program ini dikoordinir oleh Guru Pendidikan Agama Islam dengan alokasi dana untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Upaya yang dilakukan dalam program ini meliputi edukasi tentang pentingnya berbagi, menumbuhkan kesadaran sosial, dan melatih siswa untuk peduli terhadap sesama. Program ini berhasil meningkatkan karakter peduli sosial siswa yang terlihat dari meningkatnya empati, kesadaran sosial, dan sikap tolong menolong. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi antusiasme siswa, peraturan yang fleksibel, serta dukungan dari wali murid. Namun, terdapat hambatan seperti minimnya evaluasi perbaikan program dan keterbatasan tenaga pengelola.