Rahmalan, Fajrio Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APAKAH SINERGI ANTARA BUDAYA LINGKUNGAN DAN PRAKTIK RAMAH LINGKUNGAN MEMPERKUAT NILAI PERUSAHAAN? Alfurkaniati, Alfurkaniati; Burhanuddin, Burhanuddin; Saputra, Dian; Ananda, Yovan Allif; Rahmalan, Fajrio Dwi
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 9 No 3 (2025): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v9i3.5169

Abstract

Increased attention to sustainability encourages companies to implement environmental strategies to increase Firm Value. This study examines the effect of Environmental Organizational Culture, Green Accounting, Gender Diversity, and Eco-Efficiency on Firm Value in the non-primary consumer goods sector. The research method uses a quantitative approach with panel data regression on 100 companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021-2022. The results show that Environmental Organizational Culture and Eco-Efficiency negatively affect Firm Value, while Green Accounting and Gender Diversity have no significant effect. The implications of these findings suggest that sustainability strategies should be tailored to industry characteristics to be effective in increasing Firm Value. This study contributes to the ESG literature in emerging markets and provides a reference for managers designing sustainability policies that impact firm performance. Peningkatan perhatian terhadap keberlanjutan mendorong perusahaan menerapkan strategi lingkungan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Budaya Organisasi Lingkungan, Akuntansi Hijau, Keragaman Gender, dan Eko-Efisiensi terhadap nilai perusahaan pada sektor barang konsumsi non-primer. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel terhadap 100 perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2021–2022. Hasil menunjukkan bahwa Budaya Organisasi Lingkungan dan Eko-Efisiensi berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan, sementara Akuntansi Hijau dan Keragaman Gender tidak memiliki pengaruh signifikan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan harus disesuaikan dengan karakteristik industri agar efektif dalam meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur ESG di pasar negara berkembang dan memberikan acuan bagi manajer dalam merancang kebijakan keberlanjutan yang berdampak nyata terhadap kinerja perusahaan.
Penguatan Tata Kelola Keuangan BUMDes Program Makmur Menuju Kemandirian Ekonomi Desa Harapan Makmur, Gaung Anak Serka Inhil Yusnita, Raja Ria; Mochtar, Raja Ade Fitrasari; Yusnelly, Arie; Rahmalan, Fajrio Dwi; Pangestu, Galih Agestri
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.1970

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2025 dengan fokus penguatan tata kelola keuangan BUMDes Pergam Makmur pada 6 Desember 2025 menghasilkan identifikasi kondisi eksisting yang menunjukkan bahwa BUMDes hanya menjalankan usaha jual beli pinang dan kelapa dengan sistem transaksi keuangan yang masih menggunakan mekanisme panjar, berpotensi menimbulkan ketidaktertiban pencatatan dan kebocoran keuangan. Pencatatan keuangan belum sistematis dan laporan keuangan hanya disusun setahun sekali, sementara usaha inovatif seperti penyediaan alat parut kelapa belum optimal karena preferensi masyarakat terhadap tenaga manual. Pendapatan asli desa stagnan akibat kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan modal yang tinggi, menandakan lemahnya tata kelola keuangan dan sistem pengendalian internal BUMDes. Pengabdian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal yang kuat dan akuntabilitas secara signifikan meningkatkan kinerja keuangan desa dan kualitas pelaporan keuangan BUMDes . Pendampingan yang melibatkan pelatihan, penggunaan teknologi informasi, dan penerapan akuntansi partisipatif dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan BUMDes . Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengurus BUMDes melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan serta adopsi sistem pencatatan keuangan yang lebih sistematis dan digital sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan yang ada dan meningkatkan kinerja BUMDes secara keseluruhan. Hasil pelaksanaan tahap awal menunjukkan bahwa permasalahan tata kelola keuangan BUMDes tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dipengaruhi oleh aspek perilaku, kebiasaan, dan lemahnya sistem pengawasan.