p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Yuwita, Pelangi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pengelolahan Data Numerik Untuk Meningkatkan Kinerja Kepemerintahan Desa Kujung Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Ningrum, Ifa Khoiria; Yuwita, Pelangi; Mahmudah, Nur
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pengelolaan data numerik yang efektif dan akurat adalah suatu kebutuhan dalam kemajuan Desa yang berbasis data. Data numerik yang dikelola dengan baik akan mempermudah proses pengambilan keputusan dan mempercepat layanan publik. Untuk mencapai Desa yang maju dibutuhkan pengabdian kepada masyarakat terkaitĀ  pelatihan dan pendampingan data seperti kegiatan penggunaan software microsoft excel dan statistik lainya. Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam pengelolaan data numerik guna mendukung kinerja pemerintahan desa di Desa Kujung. Metode: Metode pelaksanaanya dengan 3 tahapan yaitu pelaksanaan, evaluasi dan monitoring kegiatan, dan keberlanjutan program. Kegiatan ini dihadiri 15 perangkat desa, 4 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan 6 Lembaga pemberdayaan masyarakat desa (LPMD) pada tanggal 25 September 2024. Hasil: Pemahaman Penggunaan Data Elektronik hasil rata-rata pretest 52,2% dan hasil rata-rata posttest yang meningkat menjadi 75,5%. Pada Pengetahuan Microsoft Excell hasil rata-rata pretest 51,6% dan hasil rata-rata posttest yang meningkat menjadi 74,6%. Dan pada Penggunaan Teknk Pengelolaan Data menggunakan microsoft excell hasil rata-rata pretest 54,57% dan hasil rata-rata posttest yang meningkat menjadi 77,4%.
Pemberdayaan Produktivitas Masyarakat melalui Pengolahan Limbah Organik dan Digitalisasi dalam Upaya Ekonomi Berkelanjutan di Desa Nglampin Kecamatan Ngambon Yuwita, Pelangi; Utsman, Ahmad Farid
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.18141

Abstract

Background: Kurangnya kesadaran dan fasilitas pengolahan limbah di Desa Nglampin menghambat pengelolaan limbah yang efektif, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan dan ekonomi. Selain itu akses internet yang terbatas, rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat, dan kurangnya infrastruktur digital seperti jaringan internet stabil dan perangkat komputer, juga menjadi permasalahan. Ini berarti potensi ekonomi digital yang besar belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat di sana, itu semua dapat membatasi peluang kemajuan Desa Nglampin. Warga kesulitan memasarkan produk mereka secara online, tertinggal dari perkembangan zaman. Solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan yang selama ini menghambat kemajuan desa. Masalah pengelolaan limbah organik, khususnya tongkol jagung yang melimpah, akan ditangani dengan pendekatan terpadu. Metode: Sosialisasi dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan manfaatnya bagi lingkungan. Selain itu, dilakukan pembuatan mesin pencacah tongkol jagung sederhana dan pemberian pelatihan penggunaannya. Dengan mesin ini, pengolahan limbah akan menjadi lebih efisien. Sampah organik yang terkumpul kemudian akan diolah menjadi pupuk kompos, pakan ternak, dan produk-produk bernilai tambah lainnya, mengubah limbah menjadi aset berharga. Hasil: Setelah program dijalankan, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat sebesar 60%, serta peningkatan produksi pupuk kompos sebesar 55% dibandingkan dengan sebelum program dilaksanakan. Selanjutnya, untuk mengatasi keterbatasan akses teknologi dan informasi, dengan merancang pengembangan Desa Digital. Kesimpulan: Pelatihan literasi digital akan diberikan kepada masyarakat, mengajarkan penggunaan smartphone, internet, dan media sosial untuk berbagai keperluan. Sebuah website desa akan dibangun, menjadi etalase potensi desa, produk UMKM, dan kegiatan-kegiatan yang berlangsung.