Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Systematic Literature Review: SQL Injection Detection Vulnerability Using Machine Learning Rahayu, Agnes; Yulyanti, Eva; Ghalib, Muhammad
Jurnal Media Infotama Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jmi.v21i1.6702

Abstract

SQL Injection (SQLI) adalah serangan keamanan pada database yang mengeksploitasi celah atau kerentanan pada input pengguna yang tidak dipantau dengan benar dalam aplikasi web dan merupakan aspek penting dalam keamanan sistem informasi. Penelitian dan pengembangan terus dilakukan menggunakan metode yang lebih efektif untuk mendeteksi dan mencegah SQLI, termasuk penggunaan algoritma Machine Learning seperti Random Forest, Naïve Bayes, Support Vector Machine, Neutral Network, Knearest, Decision Tree dan lainnya. Fokus penelitian ini adalah melakukan perbandingan terhadap hasil kinerja dari masing-masing algoritma. Penelitian ini membandingkan kinerja setiap algoritma dalam mendeteksi kerentanan SQLI terhadap serangkaian metrik terkait. Hasil analisis berdasarkan studi literatur menunjukan bahwa Random Forest dan Support Vector Machine (SVM) memiliki nilai kinerja yang unggul.
DEKONSTRUKSI DAN REFORMULASI TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN BERBASIS NILAI SYARIAH Rachma Febriyanti; Wahab, Abdul; Lutfi, Mukhtar; Ghalib, Muhammad
JSE: Jurnal Sharia Economica Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/s93btw57

Abstract

This article aims to reformulate the theory of demand and supply from an Islamic economic perspective through a comparative analysis with conventional economics. Conventional theory relies on assumptions of consumer rationality, utility maximization, and a free market mechanism, which tend to overlook moral, spiritual, and social dimensions in economic behaviour. Islamic economics provides an alternative and more holistic approach by emphasizing halal–haram principles, maslahah, justice, and trustworthiness as the core of market behaviour. This research employs a literature review method by analyzing scholarly articles, books, and classical Islamic economic texts, including the works of Ibn Khaldun and Ibn Taymiyyah. Findings indicate that Islamic demand and supply theory not only explains the interaction of price and quantity but also embeds moral values and ethical guidelines in market operations. Market equilibrium in Islam is defined as a just and transparent equilibrium, free from riba, gharar, and monopoly, and strengthened by the institution of hisbah. The study concludes that an Islamic market framework promotes a more stable, just, and socially beneficial economic system.
Teori Ekonomi Islam: Konsep, Prinsip, dan Tantangan Implementasi Ghalib, Muhammad; Mukhtar Lutfi; Abdul Wahab; Febrianti, Rachma
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.17138

Abstract

Teori ekonomi Islam hadir sebagai alternatif terhadap sistem ekonomi konvensional yang dinilai belum mampu mewujudkan keadilan distributif dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar teori ekonomi Islam, prinsip-prinsip fundamental yang melandasinya, serta tantangan implementasinya dalam konteks perekonomian modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer di bidang ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori ekonomi Islam dibangun atas paradigma tauhid dengan tujuan utama mencapai falah (kesejahteraan dunia dan akhirat), melalui prinsip keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan tanggung jawab sosial. Meskipun memiliki potensi besar sebagai sistem ekonomi alternatif, implementasi teori ekonomi Islam masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, regulasi yang belum optimal, serta dominasi sistem ekonomi konvensional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan institusional, kebijakan publik yang mendukung, dan pengembangan literasi ekonomi Islam secara berkelanjutan.