Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Faktor Risiko Pada Pasien Ulkus Kornea Infeksi Dan Derajat Keparahan Di Dapartemen Mata RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2020-2022 Resti, Dina; Vitresia, Havriza; Anggraini, Fika Tri; Hidayat, Muhammad; Sauma, Eldi
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v4i4.1166

Abstract

Latar Belakang: Ulkus kornea adalah kematian jaringan transparan yang menyebabkan hilangnya sebagian permukaan kornea. Ulkus kornea mempunyai beberapa faktor risiko yaitu trauma mata, penggunaan obat mata tradisional, pemakaian lensa kontak, penyakit sistemik, penggunaan kortikosteroid topikal, pasca operasi mata, penyakit kelopak mata. Derajat keparahan ulkus kornea terdiri dari ringan, sedang dan berat. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko pasien ulkus kornea infeksi dan derajat keparahan di Poliklinik Mata RSUP Dr M Djamil Padang Tahun 2020-2022. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional, dengan cara mengambil data rekam medik pasienulkus kornea infeksi di Poliklinik Mata RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2020-2022 dengan metode total sampling. Hasil: Dari 85 orang sampel penelitian ini terdapat  63 orang (74,1%) adalah laki-laki dan berada pada rentang umur 30-60 tahun yaitu 56 orang (65,9%) dengan karakteristik pekerjaan terbanyak adalah buruh atau petani yaitu 65 orang (76,5%). Faktor risiko utama ulkus kornea infeksi adalah trauma mata 55 orang (61,1%) dengan derajat keparahan terbanyak adalah derajat sedang yaitu 59 orang (65,9%). Kesimpulan: Berdasarkan karakteristik pasien ulkus kornea infeksi lebih dari separuh subjek penelitian berada pada umur 30-60 tahun, jenis kelamin sebagian besar adalah laki-laki, jenis pekerjaan terbanyak adalah buruh atau petani. Faktor risiko utama pasien ulkus kornea infeksi penelitian ini adalah trauma mata. Lebih dari separuh sampel penelitian termasuk dalam kategori derajat keparahan sedang. Kata Kunci: mata, ulkus kornea, faktor risiko, derajat keparahan
Prosedur Konfirmasi untuk Menguji Asersi Keberadaan dan Hak Kepemilikan Piutang Usaha PT DIN oleh KAP JAPP Resti, Dina; Tamimi, Yusrina Alyani; Kristanti, Kristanti; Fachrunnisa, Zidni Husnia
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/twgvts71

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan prosedur audit konfirmasi piutang usaha oleh KAP JAPP pada PT DIN untuk menguji asersi keberadaan dan hak kepemilikan. Piutang usaha merupakan akun penting dalam laporan keuangan yang rentan terhadap salah saji dan kecurangan, sementara bukti empiris mengenai penerapan konfirmasi piutang pada perusahaan manufaktur otomotif masih terbatas. Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui observasi langsung selama Praktik Kerja Lapangan. Dari 54 pelanggan, auditor mengirim konfirmasi kepada 44 pelanggan dan memperoleh tingkat respons sebesar 97,7%. Sebanyak 43 pelanggan memberikan tanggapan yang sesuai dengan catatan perusahaan, sedangkan satu pelanggan tidak merespons. Untuk mengatasi nonrespons tersebut, auditor menerapkan prosedur alternatif berupa penelusuran pembayaran setelah tanggal neraca dan pemeriksaan dokumen pendukung, seperti faktur, surat jalan, dan bukti penerimaan barang. Hasilnya menunjukkan bahwa piutang tersebut tetap dapat dibuktikan keberadaannya. Selain itu, tidak ditemukan selisih material antara catatan perusahaan dan hasil konfirmasi. Temuan ini menunjukkan bahwa saldo piutang usaha PT DIN telah memenuhi asersi keberadaan dan hak kepemilikan serta disajikan secara andal dalam laporan keuangan. Secara praktis, penelitian ini menegaskan efektivitas konfirmasi positif sesuai SA 505, meskipun temuan masih terbatas pada studi kasus tunggal. Confirmation Procedures to Test the Assertion of the Existence and Ownership Rights of PT DIN Accounts Receivable by KAP JAPP Abstract This study evaluates the implementation of accounts receivable confirmation procedures performed by KAP JAPP at PT DIN to test the assertions of existence and rights. Accounts receivable represent a significant component of financial statements and are particularly vulnerable to misstatement and fraud, while empirical evidence on the application of receivable confirmations in automotive manufacturing companies remains limited. This research employed a descriptive method based on direct observation during an internship program. Of 54 customers, the auditor sent confirmations to 44 and obtained a response rate of 97.7%. A total of 43 customers provided responses consistent with the company’s records, while one customer did not respond. To address this nonresponse, the auditor applied alternative procedures by tracing subsequent cash receipts and examining supporting documents, including invoices, delivery orders, and proof of goods receipt. The results demonstrated that the receivable could still be substantiated. Moreover, no material differences were identified between the company’s records and the confirmation results. These findings indicate that PT DIN’s accounts receivable satisfied the existence and rights assertions and were fairly presented in the financial statements. Practically, this study confirms the effectiveness of positive confirmation procedures in accordance with SA 505, although the findings remain limited to a single-case study context.