Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimizing Students' Thinking Framework with SWOT Analysis: A Solution to Difficulties in Self-Analysis Cemarawati, Nungki; Muhammad Nur Adibuddin; Sindi Atika Lestari; Syarif Hamid; Heri Purwanto
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v6i1.4399

Abstract

Al-Qur’an mendorong manusia untuk menganalisis diri dengan memperhatikan jati dirinya, memahami keistimewaannya dibandingkan makhluk lain serta menyadari proses penciptaannya. Namun, dalam praktiknya, kemampuan analisis diri masih menjadi tantangan bagi siswa, terutama di tingkat pendidikan menengah seperti SMP. Proses perkembangan emosional dan kognitif yang terus berlangsung sering kali membuat mereka kesulitan dalam mengelola impuls dan mengambil keputusan yang rasional. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami diri mereka adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Dengan pendekatan ini, siswa dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi pola pikir serta perilaku mereka. Program pengabdian masyarakat dilakukan melalui serangkaian kegiatan termasuk sosialisasi, studi kasus serta pre-test dan post-test yang diikuti oleh siswa SMP Pesat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mendapatkan bimbingan mengenai analisis SWOT, siswa mengalami peningkatan dalam memahami diri mereka sendiri, mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan serta merencanakan langkah-langkah yang lebih baik untuk pengembangan diri.
Kontrol Diri Sebagai Mediator Penentu Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pengelolaan Keuangan Pengguna Buy Now Pay Later (BNPL) Cemarawati, Nungki; Trihudiyatmanto, M.; Efendi, Bahtiar
EconBank: Journal of Economics and Banking Vol 7 No 1 (2025): Econbank
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD Jateng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35829/econbank.v7i1.449

Abstract

Buy now pay later financing facilities are a challenge in financial management behavior whose success is still questionable among Indonesian people. This quantitative study aims to provide evidence that BNPL users' actions are influenced by their level of financial knowledge and experience, and that self-control is a key component of sound financial management. This study mainly aims to understand the Wonosobo generation Z. Using the Hair et al. method, this study analyzed data using SEM-PLS 4.0 with a sample size of 150 participants. The results of this study suggest that individuals of generation Z may be identified by their practices around money management, which are influenced by their awareness of the importance of self-control. Knowledge and experience in personal finance significantly and positively affect self-control, according to the research. Alternatively, financial management behavior is positively affected by, if marginally so, financial knowledge and experience. Lastly, the habit of financial management is positively and significantly impacted by self-control. The interesting thing is that self-control may act as a go-between when it comes to the relationships between financial knowledge and financial management behavior, and with financial experience as well. Fasilitas pembiayaan beli sekarang bayar nanti merupakan tantangan dalam perilaku manajemen keuangan yang keberhasilannya masih dipertanyakan di kalangan masyarakat Indonesia. Studi kuantitatif ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa tindakan pengguna BNPL dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pengalaman keuangan mereka, dan bahwa pengendalian diri merupakan komponen kunci dari manajemen keuangan yang baik. Studi ini terutama bertujuan untuk memahami generasi Z Wonosobo. Dengan menggunakan metode Hair et al., studi ini menganalisis data menggunakan SEM-PLS 4.0 dengan ukuran sampel 150 peserta. Hasil studi ini menunjukkan bahwa individu generasi Z dapat diidentifikasi oleh praktik mereka seputar pengelolaan uang, yang dipengaruhi oleh kesadaran mereka akan pentingnya pengendalian diri. Pengetahuan dan pengalaman dalam keuangan pribadi secara signifikan dan positif memengaruhi pengendalian diri, menurut penelitian tersebut. Sebaliknya, perilaku manajemen keuangan dipengaruhi secara positif meskipun tidak signifikan oleh pengetahuan dan pengalaman keuangan. Terakhir, kebiasaan manajemen keuangan secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh pengendalian diri. Hal yang menarik adalah bahwa pengendalian diri dapat bertindak sebagai perantara dalam hal hubungan antara pengetahuan keuangan dan perilaku manajemen keuangan, dan dengan pengalaman keuangan juga.
Optimizing Students' Thinking Framework with SWOT Analysis: A Solution to Difficulties in Self-Analysis Cemarawati, Nungki; Muhammad Nur Adibuddin; Sindi Atika Lestari; Syarif Hamid; Heri Purwanto
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v6i1.4399

Abstract

Al-Qur’an mendorong manusia untuk menganalisis diri dengan memperhatikan jati dirinya, memahami keistimewaannya dibandingkan makhluk lain serta menyadari proses penciptaannya. Namun, dalam praktiknya, kemampuan analisis diri masih menjadi tantangan bagi siswa, terutama di tingkat pendidikan menengah seperti SMP. Proses perkembangan emosional dan kognitif yang terus berlangsung sering kali membuat mereka kesulitan dalam mengelola impuls dan mengambil keputusan yang rasional. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami diri mereka adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Dengan pendekatan ini, siswa dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi pola pikir serta perilaku mereka. Program pengabdian masyarakat dilakukan melalui serangkaian kegiatan termasuk sosialisasi, studi kasus serta pre-test dan post-test yang diikuti oleh siswa SMP Pesat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mendapatkan bimbingan mengenai analisis SWOT, siswa mengalami peningkatan dalam memahami diri mereka sendiri, mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan serta merencanakan langkah-langkah yang lebih baik untuk pengembangan diri.