Liana, Safa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan pekerjaan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis Rukmana, Nova Mega; Aziza, Nurul; Liana, Safa
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1594

Abstract

Background: Factors that can determine a person's exposure to disease/health behavior. A theoretical framework known as the Health Belief Model (HBM) is a concept used to examine factors that influence individuals in taking health actions, including tuberculosis prevention measures by TB patients. Purpose: To explore the relationship between occupation and tuberculosis prevention behavior. Method: The research design used was a quantitative study with an analytical cross-sectional method. The subjects in this study were 78 pulmonary TB patients registered in medical records in the Kedaton Community Health Center (Puskesmas) working area during the period January–June 2025. The sample selection used a total sampling method because the available population size was less than 100 respondents. Analysis was conducted using a chi-square test. Results: Of the 6 respondents who work as civil servants/ASN, there are 4 respondents (66.7%) who have good TB transmission prevention behavior, while of the 22 respondents who do not have jobs, 15 respondents (68.2%) have poor TB transmission prevention behavior. Based on the results of statistical tests, a p-value of 0.000 or p-value <0.05 was obtained. Conclusion: There is a relationship between occupation and tuberculosis prevention behavior with a p-value <0.05. Suggestion: These findings can be used as consideration by the Kedaton Community Health Center for evaluation and to help assess the extent of occupational influence in this context.   Keywords: Occupation; TB Transmission Prevention Behavior   Pendahuluan: Faktor yang dapat menentukan seseorang terpapar penyakit/perilaku kesehatan seseorang. Sebuah kerangka teori yang dikenal sebagai Health Belief Model (HBM) merupakan konsep yang dipakai untuk menelaah faktor yang memengaruhi individu dalam melakukan tindakan kesehatan, termasuk langkah pencegahan penyakit tuberkulosis oleh pasien TB. Tujuan: Untuk mengeksplorasi hubungan pekerjaan terhadap perilaku pencegahan penularan tuberkulosis. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan metode cross-sectional yang bersifat analitis. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang tercatat dalam rekam medis di wilayah kerja Puskesmas Kedaton pada periode Januari–Juni 2025 berjumlah 78 orang. Pemilihan sampel memakai metode total sampling karena jumlah populasi yang tersedia dibawah 100 responden. Analisis dilakukan melalui uji chi-square. Hasil: Sebanyak 6 responden yang mempunyai pekerjaan sebagai PNS/ASN, terdapat 4 responden (66.7%) yang mempunyai perilaku pencegahan penularan TB yang baik, sedangkan dari 22 responden yang tidak mempunyai pekerjaan, dan 15 responden (68.2%) yang mempunyai perilaku pencegahan penularan TB yang kurang. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,000 atau p-value<0.05. Simpulan: Ada keterkaitan pekerjaan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis dengan nilai p-value<0.05. Saran: Temuan ini dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh pihak Puskesmas Kedaton untuk evaluasi sekaligus membantu menilai sejauh mana pekerjaan berpengaruh dalam konteks tersebut.   Kata Kunci: Pekerjaan; Perilaku Pencegahan Penularan TB.
Hubungan pengetahuan, pendapatan, dan pekerjaan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis Liana, Safa; Surya, Syiefa Renanda; Rukmana, Nova Mega
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1491

Abstract

Background: Many factors can determine a person's exposure to disease or their health behaviors. A theoretical framework known as the Health Belief Model (HBM) is a concept used to examine factors that influence individuals' health practices, including tuberculosis prevention measures by TB patients. Purpose: To explore the relationship between knowledge, income, and employment on tuberculosis prevention behaviors at the Kedaton Community Health Center in Bandar Lampung City. Method: This was a quantitative study using an analytical cross-sectional method. The subjects were 78 pulmonary TB patients registered in medical records within the Kedaton Community Health Center's work area during January–June 2025. The sample selection method used total sampling because the available population size was less than 100 respondents. Analysis was performed using the chi-square test. Results: The bivariate test for the variables of knowledge, income, employment, and tuberculosis prevention behavior yielded a p-value of 0.003 (<0.05). Conclusion: There is a relationship between knowledge, income, and employment with tuberculosis transmission prevention behavior at the Kedaton Community Health Center in Bandar Lampung City in 2025. Suggestion: The Community Health Center is expected to develop transmission prevention education and health promotion program planning, particularly in efforts to improve TB prevention behavior.   Keywords: Occupation; Income; Knowledge; TB Prevention Behavior.   Pendahuluan: Banyak faktor yang dapat menentukan seseorang terpapar penyakit/perilaku kesehatan seseorang. Sebuah kerangka teori yang dikenal sebagai Health Belief Model (HBM) merupakan konsep yang dipakai untuk menelaah faktor yang memengaruhi individu dalam melakukan tindakan kesehatan, termasuk langkah pencegahan penyakit tuberkulosis oleh pasien TB. Tujuan: Untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan, pendapatan, dan pekerjaan terhadap perilaku pencegahan penularan tuberkulosis di Puskesmas Kedaton, Kota Bandar Lampung Metode: Studi kuantitatif dengan metode cross-sectional yang bersifat analitis. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang tercatat dalam rekam medis di wilayah kerja Puskesmas Kedaton pada periode Januari–Juni 2025, berjumlah 78 orang. Pemilihan sampel memakai metode total sampling karena jumlah populasi yang tersedia dibawah 100 responden. Analisis dilakukan melalui uji chi-square. Hasil: Uji bivariat pada variabel pengetahuan, pendapatan, pekerjaan, dan perilaku pencegahan tuberkulosis diperoleh nilai p = 0.003 (<0.05). Simpulan: Ada hubungan pengetahuan, pendapatan, dan pekerjaan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis di puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung pada tahun 2025 Saran: Puskesmas diharapkan bisa menyusun penyuluhan pencegahan penularan dan perencanaan program promosi kesehatan, khususnya dalam upaya peningkatan perilaku pencegahan TB   Kata Kunci: Pekerjaan; Pendapatan; Pengetahuan; Perilaku Pencegahan Penularan TB.