Ciptaningtyas, Asteria
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KESADARAN AKAN LINGKUNGAN, MINAT TERHADAP LINGKUNGAN, DAN PERSEPSI SISWA DENGAN MODERASI DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN DI SD STRADA SANTA MARIA, TANGERANG Ciptaningtyas, Asteria; Hananto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran lingkungan, minat terhadap lingkungan, dan persepsi lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan siswa sekolah dasar, dengan dukungan sosial sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menganalisis hubungan antar variabel. Sampel dalam penelitian ini adalah 222 siswa kelas 5 dan 6 di SD Strada Santa Maria Tangerang yang dipilih menggunakan metode sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Skala Likert 5 poin, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dan minat terhadap lingkungan berpengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan, sedangkan persepsi lingkungan memiliki pengaruh yang lebih lemah dibandingkan kedua variabel lainnya. Dukungan sosial berperan penting dalam memperkuat hubungan antara kesadaran, minat, dan persepsi terhadap perilaku ramah lingkungan. Dukungan dari keluarga memiliki dampak paling besar, diikuti oleh teman sebaya dan lingkungan sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesadaran, minat, dan dukungan sosial menjadi faktor utama dalam meningkatkan perilaku ramah lingkungan pada siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang berbasis pengalaman dan intervensi sosial untuk memastikan bahwa pemahaman lingkungan siswa dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang berkelanjutan