Moh. Fakhri Siddiqi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Akad Ba’I Al Muqayyadah Dalam Menigkatkan Kepercayaan Konsumen Pada Transaksi Tukar Tambah HP Bekas Moh. Fakhri Siddiqi; Saifuddin; Makkiyatul Umaroh
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): JIEI : Vol.11, No. 01, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the implementation of the Bai' al-Muqayyadah contract in used cellphone exchange transactions at the Difa Cell Besuk counter. This contract is used to ensure that transactions run according to sharia principles, such as justice, honesty, and transparency, and avoid elements of usury and gharar. This study aims to analyze the mechanism for assessing cellphone conditions, the negotiation process, applicable laws, and the challenges faced in implementing this sharia contract. The approach used is qualitative with a case study method. Data were obtained through direct observation, interviews with related parties, and document analysis. The results of the study are expected to provide guidance for business actors and consumers in conducting used cellphone exchanges in an Islamic and economical manner, as well as contributing to Islamic economic literature related to the implementation of sharia contracts in daily transactions.
Peran Standar Akuntansi Keuangan dalam Peningkatan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan UMKM: Studi Kasus Pada UMKM Gerabah Moh. Fakhri Siddiqi; Saiyidatul Kamalia Saudah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.1014

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, UMKM juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Salah satu sektor UMKM yang cukup berkembang adalah usaha gerabah, khususnya di daerah yang memiliki tradisi kuat dalam kerajinan tanah liat. Namun demikian, banyak pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengelolaan laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai standar. Umumnya, pencatatan keuangan dilakukan secara manual, tidak terstruktur, serta tercampur antara keuangan usaha dan keuangan pribadi, yang menghambat evaluasi dan pengambilan keputusan usaha secara tepat. Pemerintah melalui Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) untuk mengatasi persoalan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha belum memahami secara memadai prinsip-prinsip dasar akuntansi serta isi dari SAK EMKM. Kurangnya akses terhadap pelatihan dan pendampingan menjadi faktor utama rendahnya tingkat penerapan standar ini. Kesimpulannya, dibutuhkan intervensi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan lembaga pendamping UMKM untuk memberikan edukasi dan pelatihan berkelanjutan agar implementasi SAK EMKM dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan usaha gerabah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya program pendampingan intensif dan penyusunan modul pelatihan SAK EMKM yang disesuaikan dengan karakteristik usaha gerabah.