Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS CRITICAL SUCCESS FACTOR (CSF) SUPPLY CHAIN 3 PARTY LOGISTIC DAN TINGKAT KEMATANGAN MANAJEMEN RISIKO Umarbawi, Mohamad Idris; Rohman, Didit Damur
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.5379

Abstract

Persaingan di industri manufaktur Indonesia semakin ketat, yang berdampak pada dinamika persaingan bisnis. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar perusahaan dapat tetap bertahan dan beradaptasi. Salah satu aspek krusial yang harus diperhatikan adalah strategi rantai pasok (supply chain). PT. YCH DistriPark adalah merupakan cabang dari YCH Group yang berkantor pusat di Singapore dan mempunyai cabang di lebih dari 8 negara di Asia Tenggara dan merupakan salah satu perusahaan 3PL yang memberikan pelayanan kepada para pelanggannya mulai dari penerimaan bahan baku dan bahan kemasan baik Import maupun Domestik, menyimpan, kemudian mengirimkannya ke pabrik. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu pendekatan kuatitatif dengan 2 langkah pengolahan, yang pertama menggunakan alat bantu SPSS untuk mencari tahu mengenai CSF dan yang kedua menggunakan Excel untuk mengetahui Topsis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Risk Management berlandaskan ISO 31000 yang telah dilakukan YCH distripark di Indonesia dinilai sudah sesuai. tingkat kematangan risiko (risk maturity level) rata-rata tertinggi pada cold storage berada di level 4,32, sedangkan pada Dry Storage mencapai level 3,80. Rencana tindakan disusun berdasarkan tingkat kematangan risiko di setiap atribut dan mengacu pada model kematangan risiko sesuai dengan ISO 31000:2018. Rencana ini memiliki peran penting dalam meningkatkan tingkat kematangan risiko ke level yang lebih tinggi dari kondisi saat ini.
Analisis Critical Success Factor (CSF) Supply Chain 3 Party Logistic dan Tingkat Kematangan Manajemen Risiko (Studi Kasus di PT. YCH Distripark) Umarbawi, Mohamad Idris; Rohman, Didit Damur
Jurnal Arastirma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v5i1.46449

Abstract

Tujuan. Tingkat persaingan perusahaan manufaktur di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan tersebut mempengaruhi terhadap persaingan bisnis, sehingga diperlukan strategi yang tepat agar perusahaan tetap bertahan dalam menjalankan bisnisnya. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan yaitu strategi supply chain (rantai pasok). PT. YCH DistriPark adalah merupakan cabang dari YCH Group yang berkantor pusat di Singapore dan mempunyai cabang di lebih dari 8 negara di Asia Tenggara dan merupakan salah satu perusahaan 3PL yang memberikan pelayanan kepada para pelanggannya mulai dari penerimaan bahan baku dan bahan kemasan baik Import maupun Domestik, menyimpan, kemudian mengirimkannya ke pabrik. Metode. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu pendekatan kuatitatif dengan 2 langkah pengolahan, yang pertama menggunakan alat bantu SPSS untuk mencari tahu mengenai CSF dan yang kedua menggunakan Excel untuk mengetahui Topsis. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Risk Management berlandaskan ISO 31000 yang telah dilakukan YCH distripark di Indonesia dinilai sudah sesuai. Secara keseluruhan, rata-rata risk maturity level tertinggi pada cold storage yaitu pada level 4, 32; kemudian Dry Storage pada level 3,80. Rencana tindakan disesuaikan dengan tingkat kematangan risiko pada setiap atribut dan mengacu pada model kematangan risiko berdasarkan ISO 31000:2018. Implikasi. Rencana tindakan ini memiliki peranan sentral dalam upaya meningkatkan tingkat kematangan risiko menuju satu tingkat lebih tinggi dari tingkat saat ini.