Tujuan. Tingkat persaingan perusahaan manufaktur di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan tersebut mempengaruhi terhadap persaingan bisnis, sehingga diperlukan strategi yang tepat agar perusahaan tetap bertahan dalam menjalankan bisnisnya. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan yaitu strategi supply chain (rantai pasok). PT. YCH DistriPark adalah merupakan cabang dari YCH Group yang berkantor pusat di Singapore dan mempunyai cabang di lebih dari 8 negara di Asia Tenggara dan merupakan salah satu perusahaan 3PL yang memberikan pelayanan kepada para pelanggannya mulai dari penerimaan bahan baku dan bahan kemasan baik Import maupun Domestik, menyimpan, kemudian mengirimkannya ke pabrik. Metode. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu pendekatan kuatitatif dengan 2 langkah pengolahan, yang pertama menggunakan alat bantu SPSS untuk mencari tahu mengenai CSF dan yang kedua menggunakan Excel untuk mengetahui Topsis. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Risk Management berlandaskan ISO 31000 yang telah dilakukan YCH distripark di Indonesia dinilai sudah sesuai. Secara keseluruhan, rata-rata risk maturity level tertinggi pada cold storage yaitu pada level 4, 32; kemudian Dry Storage pada level 3,80. Rencana tindakan disesuaikan dengan tingkat kematangan risiko pada setiap atribut dan mengacu pada model kematangan risiko berdasarkan ISO 31000:2018. Implikasi. Rencana tindakan ini memiliki peranan sentral dalam upaya meningkatkan tingkat kematangan risiko menuju satu tingkat lebih tinggi dari tingkat saat ini.
Copyrights © 2025