Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikoedukasi Kekerasan dalam Berpacaran bagi Remaja di Panti Asuhan Salib Putih Psychoeducation on Dating Violence for Teenagers at Salib Putih Orphanage Sairatu, Novalen Christina Vibrasia; Aring, Kezya Jenifer; Pellokila, Cynoura Marveline Paula; Wahyuningrum, Enjang
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16937

Abstract

Kekerasan dalam berpacaran merupakan masalah serius yang sering terjadi dalam hubungan remaja dan memiliki dampak yang luas, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya pemahaman tentang hubungan sehat sehingga upaya pencegahan menjadi penting, terutama melalui pendekatan edukatif seperti psikoedukasi. Dalam konteks Panti Asuhan Salib Putih, ditemui permasalahan terkait gaya pacaran yang melampaui batas etika, sehingga anak-anak di panti asuhan rentan menjadi korban maupun pelaku kekerasan dalam pacaran. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan psikoedukasi pada 15 November 2024 di Panti Asuhan Salib Putih, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja di Panti tentang kekerasan dalam pacaran. Metode yang digunakan adalah ceramah dan role-play. Partisipan dalam kegiatan ini berjumlah 19 orang remaja yang terdiri atas 9 laki-laki dan 10 perempuan. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata naik dari 7,84 pada pre-test menjadi 8,32 pada post-test. Namun, uji statistik paired t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,120 > 0,05, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan partisipan tidak signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu metode ceramah yang kurang efektif, kondisi partisipan yang kelelahan, pelaksanaan psikoedukasi yang hanya berlangsung satu kali dan pre-test dan post-test yang tidak melalui uji validitas. Meskipun secara statistik kegiatan ini tidak signifikan, namun berdasarkan data kualitatif terdapat kebermanfaatan kegiatan psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman partisipan di Panti Asuhan Salib Putih.
Jalan Berliku Menuju Pemulihan Proses Self-Compassion pada Wanita dengan Keguguran Berulang Aring, Kezya Jenifer; Wahyuningrum, Enjang; Kristinawati , Wahyuni
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 8 No. 1 (2026): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026081772000

Abstract

Keguguran berulang merupakan peristiwa traumatis yang sering memicu krisis psikologis yang mendalam, ditandai dengan rasa bersalah terhadap diri sendiri, kesedihan yang mendalam, dan isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses self compassion terhadap diri sendiri pada wanita yang mengalami keguguran berulang dan faktor-faktor yang mempengaruhi proses tersebut. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman empat peserta perempuan yang mengalami keguguran berulang (dua hingga empat kali), berusia 20-40 tahun, menikah, dan belum memiliki anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-struktural, observasi, dan triangulasi sumber (suami dan ibu). Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self compassion terjadi secara non-linear. Proses self compassion dimulai dengan krisis, kemudian menemukan titik balik, dan secara bertahap mengaktifkan self compassion. Proses ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Temuan signifikan lainnya adalah munculnya pertumbuhan pascatrauma. Temuan ini memberikan wawasan teoretis tentang dinamika self compassion dalam keguguran berulang dan menawarkan implikasi praktis untuk intervensi klinis dan dukungan sosial bagi wanita setelah keguguran.