Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Terhadap Media Pembelajaran Google Meet dan Liveworksheet.com dalam Mata Kuliah Bahasa Inggris Ningrum, Desi Innanti Wicaya
INTELEKTIUM Vol 6 No 1 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i1.1918

Abstract

Digital learning platforms are currently still being used in various educational institutions, one of institution is Politeknik Sawunggalih Aji which still maintains the use of digital learning platforms as a means in certain learning processes that cannot be carried out face-to-face for special reasons. One example is the acceptance of a student with a disability who is unable to attend lectures face-to-face. Since there is only one disabled student in the Digital Business study program, the student is included in the regular learning class. The platforms used to connect this student are Google Meet and Liveworksheet.com. This research is a qualitative research with the aim of knowing the perceptions of students with disabilities in using Google Meet and Liveworkshet.com. Respondent was consisted of one student with a disability who was unable to attend face-to-face meetings. The results of this study are positive perceptions regarding the Internet network and positive perceptions in terms of effectiveness when using Google Meet. Then for the use of Livewoksheet.com, it is concluded that there is a positive perception of the effectiveness and variety of working on exercise or evaluation questions.
Improving Teacher Competence in Developing HOTS Questions through Learning Community at SD Negeri 1 Jogopaten Sopingatun, Sopingatun; Ningrum, Desi Innanti Wicaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru hendaknya mampu mengembangkan soal-soal berbasis HOTS untuk melatih dan membiasakan siswanya berpikir kritis. Kurangnya pemahaman dan kemampuan menyusun soal-soal HOTS menjadi penyebab sebagian guru di SD Negeri 1 Jogopaten masih cenderung melakukan pengukuran keterampilan berpikir tingkat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan soal-soal HOTS melalui pendampingan atau pendampingan dalam komunitas belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Desain penelitian menggunakan model siklus Kemmis-Tagart. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus melewati empat tahap kegiatan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 6 guru. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan soal-soal HOTS. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata kompetensi guru pada siklus I sebesar 65 (kurang) dan pada siklus II meningkat menjadi 86,6 (baik).