Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Regulasi Diri Profil Pelajar Pancasila Siswa Kelas IV SDN Ngadiluwih 3 Kabupaten Kediri sari, merliyanda wahyu dahlia; Oktaviarini , Nourma
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 3 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regulasi diri pelajar pancasila adalah kemampuan mengatur pikiran, perasaan, dan perilakunya untuk mencapai tujuan pembelajaran dan peningkatan diri baik dalam ranah akademik maupun non akademik. Regulasi diri (self-regulation) adalah proses dimana individu secara sistematis mengarahkan pikiran, perasaan dan tindakan mereka untuk mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan setiap siswa, ia harus mengarahkan pikirannya dan mengambil tindakan yang diinginkannya.Fakta dilapangan masih banyak siswa yang belum melaksanakan regulasi diri penetapan tujuan, perencanaan, motivasi diri, kontrol atensi, pengggunaan pembelajaran yang fleksibel,monitor diri, mencari bantuan yang tepat, dan evaluasi diri.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan Regulasi Diri siswa kelas IV SDN Ngadiluwih 3.  Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Istrumen menggunakan wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan siswa kelas IV di SDN Ngadiluwih 3, regulasi diri penetapan tujuan mendapatkan nilai presentase 92%, regulasi diri perencanaan mendapatkan nilai presentase 88%, regulasi diri motivasi diri mendapatkan nilai presentase 90%, regulasi diri kontrol atensi mendapatkan nilai presentase 80%, regulasi diri penggunaan strategi belajar yang fleksibel mendapatkan nilai presentase 81%, regulasi diri monitor diri mendapatkan nilai presentase 81%, regulasi diri mencari bantuan yang tepat mendapatkan nilai presentase 90%, regulasi diri evaluasi diri mendapatkan nilai presentase 89%.
Analisis Keterampilan Sosial pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 1 Wajakkidul Septiani, Hervia Eka; Oktaviarini , Nourma
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 3 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social skills atau yang selanjutnya diterjemahkan dengan keterampilan sosial adalah kemampuan untuk melakukan interaksi sosial baik secara verbal maupun non verbal, dan pola pikir yang positif (Michelson, Sugai, Wood, & Kazdin, dalam Nugraini & Ramdhani, 2016). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptifBerdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Wajakkidul bisa dilihat dari presentase skor pada setiap aspeknya. Aspek dengan nilai terendah adalah aspek 6 yaitu Dicari teman untuk untuk bergabung bersama dalam aktivitas, menjadi sesorang yang disenangi oleh semua orang, dengan mendapatkan skor total 155 dan nilai presentase 69%. Termasuk kedalam kategori tinggi 61%-80%. Sedangkan Aspek tertinggi terdapat pada aspek 3 yaitu Mengundang atau mengajak teman untuk bermain atau berinteraksi dengan mendapatkan total skor 200 dan nilai presentase 89%. Sehingga masuk dalam kategori sangat tinggi 81%-100%. Keterampilan sosial atau social skills merupakan kemampuan interaksi yang timbul pada individu. Menurut Thompson (dalam Putri & Purnamasari, 2014), keterampilan sosial adalah keterampilan untuk mengatur pikiran dan perasaan yang dinyatakan dalam suatu tindakan atau perbuatan yang tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Berdasarkan uraian diatas peneliti menyimpulkan keterampilan sosial adalah kemampuan untuk melakukan interaksi sosial baik secara verbal maupun non verbal, termasuk ekspresivitas, sensitivitas, dan kontrol dan pola pikir yang positif dalam berinteraksi dengan orang lain sehingga dapat diterima atau dinilai menguntungkan bagi dirinya, mutu kehidupannya, dan orang lain.
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI BERTEMA GADIS KRETEK PADA MATA KULIAH APRESIASI SASTRA ANAK Janattaka, Nugrananda Janattaka; Oktaviarini , Nourma; Sari , Eka Yuliana; P, Nourna Listya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24977

Abstract

Pembelajaran pada era 5.0 (Society Era) bertumpu pada penggunaan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan teknologi dalam pendidikan tentunya sangat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif,adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media interaktif dalam bentuk game digital berbasis web, agar mempermudah mahasiswa dalam memahami materi kuliah apresiasi sastra anak. Pengembangan Game Edukasi bertema Gadis Kretek ini dirangcang untuk mempermudah mahasiswa dalam memahami materi kuliah apresiasi sastra anak dalam bentuk pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Adapun metode dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) Game edukasi ini dikembangan melalui perangkat lunak Genially berbasis website dengan menggunakan  model  GDLC  (Game  Development  Life  Cycle) yaitu:  Initiation,  preproduction,  production,  Testing  (Alpha  testing,  Beta  testing),  dan  realease. Melalui pendekatan GDLC, validator ahli memberikan respon penilaian sangat baik melalui Black Box Testing dimana game edukasi bertema Gadis Kretek ini sudah berjalan sesuai fungsinya dan sangat layak  untuk dimainkan oleh para mahasiswa dalam pembelajaran.