Jumarianta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Jumarianta; Harun, Tamliha
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v3i1.1047

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas kinerja Pelaksanaan Program Keluarga harapan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian dari indicator pemahaman program PKH, hanya aparat pelaksana (Desa Kiram) yang lebih menguasai/memahami konsep program, sementara masyarakat penerima manfaat (kelompok sasaran) banyak yang masih belum paham. Dari indicator ketepatan sasaran, pelaksanaan program keluarga harapan (PKH dapat dikatakan sudah tepat sasaran, karena bantuan PKH sudah diberikan kepada keluarga dan/atau orang miskin atau rentan, yaitu mereka yang tidak mampu baik dalam aspek pendidikan, aspek kesehatan, maupun aspek kesejahteraan social. Dari indicator ketepatan waktu, pelaksanaan program keluarga harapan (PKH) masih kurang tepat waktu, terutama dalam hal penyaluran bantuan kepada penerima manfaat (kelompok sasaran) sering terjadi keterlambatan (tidak tepat waktu) setiap bulannya, walaupun disebabkan adanya kendala-kendala tertentu. Dari indicator ketercapaian tujuan, pelaksanaan program keluarga harapan (PKH) di Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar telah menunjukkan hasil yang baik, terbukti masyarakat penerima (kelompok sasaran) bantuan PKH sudah lebih baik dalam mengakses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosialnya lebih meningkat. Dari indicator perubahan nyata, pelaksanaan program keluarga harapan (PKH) sudah menunjukkan perubahan yang signifikan pada masyarakat penerima (kelompok sasaran) bantuan PKH, mereka sudah lebih mudah mengakses layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan secara ekonomi tingkat kesejahteraan sosialnya sudah lebih baik.
Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pelaksanaan Pembangunan Desa di Desa Mandikapau Timur Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Jumarianta; Harun, Tamliha
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i1.1550

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pelaksanaan Pembangunan di Desa Mandikapau Timur Kecamatan karang Intan kabupaten banjar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian dapat dideskripsikan, Bahwa Peranan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pelaksanaan Pembangunan di Desa Mandikapau TImur Kecamatan Karang Intan Kabupaten banjar adalah sebagai berikut: a. Peran BPD dalam aspek perencanaan pembangunan desa sangat strategis dan kinerjanya sudah cukup baik, indikasinya terlihat bahwa hampir semua tahapan dalam proses perencanaan BPD selalu terlibat dan ikut aktif, terutama dalam pengumpulan dan penyaluran aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait pembangunan desa. Namun perlu disarankankan agar BPD selalu meningkatkan kemampan dan pengetahuaan manajemennya, terutama dalam bidang perencanaan pembangunan; b. Peran BPD dalam aspek pelaksanaan pembangunan desa sangat penting, dan kinerjanya sudah cukup baik, terutama peran aktifnya terlibat dalam pengawasan kegiatan pengadaan barang dan jasa, proses kegiatan evaluasi dan proses pelaporan pelaksanaan pembangunan desa. Namun perlu disarankan agar peran BPD dalam pelaksanaan pembangunan lebih baik efektif, BPD perlu meningkatkan kemampuannya di bidang manajemen pembangunan, terutama kemampuan dan pengetahuan terkai pengadaan barang dan jasa; c. Peran BPD dalam aspek pelaksanaan pengawasan pembangunan desa sudah cukup baik, karena dilakukan secara obyektif, transparan dan akuntabel, terus menerus, terpadu, dan yang terpenting selalu melibatkan partisipasi masyarakat. Namun demikian, perlu disarankan kepada BPD untuk selalu meningkatkan kualitas kemampuan profesionalnya dalam melakukan tugas pengawasan, terutama meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang mutkhir saat ini, dan yang lebih penting, jangan lupa, pengawasan harus selalu melibatkan partisipasi masyarakat.