Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN PENGENALAN PERILAKU BULLYING DI SD NEGERI 012 PENAJAM PASER UTARA Susilo, Ganjar; Trisatya , Andhika Wira; Sandi, Ira Grace; Arif, Muhammad Dzakwan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/dbynhf11

Abstract

Perilaku bullying di kalangan remaja bahkan anak-anak masih menjadi masalah yang belum terselesaikan di Indonesia. Fenomena ini juga terjadi di lingkungan sekolah terutama tingkat sekolah dasar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan memiliki dampak negatif yang signikan pada Kesehatan mental dan akedemik korban. Bullying sangat umum terjadi di kalangan remaja sehingga berdampak negatif pada korbannya, antara lain Konsentrasi yang buruk saat belajar, prestasi akademik yang buruk, rendahnya harga diri, depresi, bahkan pikiran untuk bunuh diri pada remaja. Perilaku perundungan atau bullying adalah perilaku seseorang atau sekelompok orang yang menyebabkan orang lain merasa teraniaya, terancam, atau ditakuti sehingga korbannya tidak mampu menghentikan perilaku tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai bullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui pemaparan materi secara langsung kepada para siswa dan guru SD Negeri 012 PPU serta untuk mendapatkan tingkat pemahaman para siswa tentang bullying yang terjadi disekolah diberikan kuesioner pemahaman tentang perilaku bullying. Dari hasil kuesioner tersebut dapat diketahui tingkat pemahaman siswa setelah diberikan sosialisasi yaitu 80,83% sangat paham, 15% siswa paham, 1,67% siswa kurang paham dan 2,50% siswa tidak paham.  Sosialisasi ini merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengurangi perilaku bullying terhadap teman sebaya pada anak usia sekolah.   Abstract  Bullying behavior among teenagers and even children is still an unresolved problem in Indonesia. This phenomenon also occurs in the school environment, especially at the elementary school level in North Penajam Paser Regency (PPU) and has a significant negative impact on the mental and academic health of the victims. Bullying is very common among teenagers, so it has a negative impact on victims, including poor concentration when studying, poor academic performance, low self-esteem, depression, and even thoughts of suicide in teenagers. Bullying or bullying behavior is the behavior of a person or group of people that causes other people to feel persecuted, threatened, or afraid so that the victim is unable to stop the behavior. The aim of this activity is to increase elementary school students' knowledge and understanding of bullying. The method used in this activity is socialization through direct presentation of material to students and teachers at SD Negeri 012 PPU and to obtain the level of understanding of students about bullying that occurs at school, they are given an understanding questionnaire about bullying behavior. From the results of the questionnaire, it can be seen the level of students' understanding after being given socialization, namely 80,83% really understand, 15% of students understand, 1,67% of students don't understand, and 2,50% of students don't understand. This socialization is an alternative method that can be used to prevent and reduce bullying behavior towards peers in school-aged children.  
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN PADA AREA WORKSHOP DI PT. TJOKRO BERSAUDARA SAMARINDAINDO Arif, Muhammad Dzakwan; Sari, Iin Pratama; Mulya, Widya
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.710

Abstract

Kebisingan merupakan faktor bahaya fisika di lingkungan kerja yang dapat berdampak terhadap kenyamanan dan kesehatan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kebisingan pada area workshop PT. Tjokro Bersaudara Samarindaindo, khususnya di divisi bubut, otomotif, milling, dan fabrikasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengukuran menggunakan Sound Level Meter sesuai SNI 7231:2009 dan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa divisi fabrikasi memiliki tingkat kebisingan tertinggi, dengan nilai melebihi ambang batas 85 dBA. Divisi lainnya masih dalam batas aman. Analisis statistik ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar divisi (p < 0,05). Sebagai upaya pengendalian, disarankan penerapan hierarchy of control seperti peredam suara, rotasi kerja, dan penggunaan APD (earplug/earmuff). Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar peningkatan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan.