Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Education on Treatment of Gastric Disorders, Self-Medication of Gastric Medicines, and DAGUSIBU in Karang Bunga Village Yulianita Pratiwi Indah Lestari; Rusdah; Agustina Tri Wahyuni; Nor Azizah Rahmah Sari; Nor Syifa
Borneo Community Development Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v5i1.1185

Abstract

Gangguan lambung seperti maag, gastritis, dan tukak lambung merupakan masalah kesehatan yang umum di Indonesia, dengan prevalensi sekitar 10-15% penduduk (Riskesdas 2018). Faktor pemicunya meliputi pola makan yang tidak sehat, stres, konsumsi alkohol, merokok, serta infeksi Helicobacter pylori. Swamedikasi sering dilakukan oleh masyarakat dalam menangani gangguan lambung dengan membeli obat tanpa resep dokter, namun kurangnya pemahaman mengenai penggunaan obat yang benar dapat meningkatkan risiko efek samping dan komplikasi. Oleh karena itu, edukasi mengenai swamedikasi yang aman sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Karang Bunga mengenai penggunaan obat lambung yang benar berdasarkan prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Penyuluhan dilakukan kepada 28 peserta, yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan kader desa Karang Bunga, dengan metode ceramah interaktif serta diskusi mengenai klasifikasi obat, aturan penggunaan yang tepat, serta cara penyimpanan dan pembuangan obat yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, sebagian besar peserta belum memahami prinsip DAGUSIBU, terutama dalam hal mendapatkan obat dengan benar, menentukan dosis yang tepat, serta menyimpan dan membuang obat secara aman. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan terkait aspek-aspek tersebut. Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyalahgunaan obat serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang yang lebih optimal.
LEADERSHIP OF THE PROPHET MUHAMMAD ANISA, RESTI; MUHAMMAD NUR’AIN; NADIA RAPINAH; NOR SYIFA
Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): JULY
Publisher : Department of Islamic Education Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/edu.v3i1.37674

Abstract

In this research, the authors used a qualitative research method with a library research and used descriptive analysis data analysis techniques. With the aim of research to find out leadership in upholding religion and taking care of matters that exist in the world more deeply. The results of the research are that in an organization or social organization, a leader is needed to manage various things in society. For example, in the small world, the leader is in the family circle. The family certainly has a leader who directs the goals to be achieved in the family. Leadership is a person's attempt to influence the behavior of a person or group. Companies influence this behavior to achieve individual or group goals. There are many theories of leadership, including trait theory, environmental theory, behavioral theory, situational theory, and charismatic theory. A leader must have every leadership style in accordance with the personality and goals to be achieved. The leader's character certainly affects the results of the goals achieved in the organization. Management is a very important factor that affects organizational performance, because management is the main activity to achieve organizational goals. The leadership of the Prophet Muhammad SAW set an example for leaders to prioritize the interests of the people, teach and practice good morals, have a clear vision, and be fair.