Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Meningkatkan Kreativitas Dan Inovasi Siswa SMK Hayati Nupus; Meida Fitriana; Muh Saeful Bahri; Mahmudi Widayat; Novantri Adam Saputra; M Faizzar Rahman
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i1.46990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PBL) dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi siswa di SMK Negeri 15 Pandeglang. Masalah utama yang dihadapi oleh sekolah ini adalah rendahnya kreativitas dan inovasi siswa, yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang cenderung pasif dan kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. Selain itu, keterbatasan fasilitas serta kurangnya pemahaman dan pelatihan bagi guru dalam menerapkan metode PBL menjadi tantangan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen dari siswa, guru, serta kepala sekolah. Proses pembelajaran berbasis proyek dirancang dengan melibatkan siswa dalam proyek nyata yang relevan dengan bidang keahlian mereka, seperti teknik dan bisnis. Proyek-proyek tersebut dirancang untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, serta kreativitas dalam menyelesaikan masalah nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL secara signifikan meningkatkan kreativitas dan inovasi siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajar, mampu berkolaborasi dengan rekan-rekan mereka, dan mengembangkan ide-ide inovatif dalam proyek yang dikerjakan. Guru juga melaporkan peningkatan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa masih diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam hal fasilitas pendukung dan pelatihan guru untuk menerapkan PBL secara optimal. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode PBL dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi siswa di SMK Negeri 15 Pandeglang, asalkan didukung oleh fasilitas yang memadai serta pelatihan yang berkelanjutan bagi guru.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP TERBITNYA AKTA JUAL BELI (AJB) PADA TANAH YANG MASIH BERSERTIFIKAT ATAS NAMA PIHAK KETIGA DAN DALAM PENGUASAAN PIHAK RENTENIR, STUDI KASUS DARI PERSPEKTIF KORBAN Muh Saeful Bahri; Ahmad Muhaimin Aziz; Gagah Kencana; Akhmad Fadli
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1426

Abstract

This study examines the issuance of three Deeds of Sale and Purchase (Akta Jual Beli/AJB) for subdivided land plots of 100 m² each, registered under the names of Maujud, Surya, and Bari, and executed by a single seller named H. Lili in Teras Village, Carenang Sub-District, Serang Regency, Banten Province. However, verification at the Land Office revealed that the master land certificate covering an area of 600 m² remains registered under Arwi as the original owner and has never been legally transferred to the seller. Furthermore, the original certificate is held by a moneylender as collateral for the seller’s personal debt. This situation raises significant legal issues concerning the validity of the deeds, the authority of the Land Deed Official (PPAT), and legal protection for good-faith buyers. This research employs a juridical-empirical method with a normative approach, supported by direct interviews with the affected buyers. The findings indicate that the issued deeds contain both formal and substantive legal defects due to the failure to fulfill the legal requirements for the transfer of land rights as stipulated in Government Regulation No. 24 of 1997, Government Regulation No. 37 of 1998 in conjunction with Government Regulation No. 24 of 2016, and the Indonesian Civil Code. Moreover, the PPAT is considered negligent in verifying the juridical and physical data of the land, thereby potentially subject to administrative, civil, and criminal liability.