Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Analisa Hubungan antara Prevalensi Hipertensi dan Penggunaan Tembakau di Indonesia : Studi Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Wijaya, Ardi Dharma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i3.57834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara prevalensi hipertensi dan penggunaan tembakau di Indonesia dengan memanfaatkan data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 638.178 individu yang didiagnosis hipertensi dan 181.278 individu yang menggunakan berbagai jenis tembakau, termasuk rokok kretek, rokok putih, rokok linting, rokok elektronik, dan shisa. Analisis statistik yang dilakukan mencakup scatter plot, uji korelasi Pearson, dan tabulasi silang untuk mengevaluasi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara prevalensi hipertensi dengan konsumsi rokok elektronik (p-value < 0,05). Sementara itu, hubungan antara prevalensi hipertensi dan jenis rokok lainnya menunjukkan pola yang bervariasi. Konsumsi rokok putih memiliki hubungan positif dengan prevalensi hipertensi, sedangkan konsumsi rokok linting menunjukkan hubungan negatif. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan pada konsumsi rokok kretek dan shisa. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengendalian konsumsi tembakau, terutama rokok elektronik, sebagai bagian dari upaya menurunkan prevalensi hipertensi di Indonesia. Temuan ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih terfokus pada edukasi dan regulasi produk tembakau. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dampak tembakau terhadap kesehatan masyarakat Indonesia.
Gagal Jantung Kongestif Dengan Selulitis Tungkai Kaki Wijaya, Ardi Dharma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.58503

Abstract

Gagal jantung kongestif (CHF) adalah kondisi klinis yang terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah secara adekuat, menyebabkan kongesti cairan sistemik dan pulmonal. Salah satu gejala utama CHF adalah dispnea, yang terjadi akibat peningkatan tekanan kapiler paru dan edema interstisial. CHF sering disertai dengan edema perifer akibat retensi cairan, yang meningkatkan risiko infeksi jaringan lunak seperti selulitis. Hipoperfusi jaringan yang disebabkan oleh penurunan curah jantung mengganggu pertahanan tubuh terhadap infeksi, memperburuk kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara CHF dan selulitis serta mengevaluasi terapi yang efektif. Menggunakan metode studi kasus deskriptif, penelitian ini menganalisis pasien CHF dengan selulitis tungkai bawah, melibatkan pemeriksaan fisik, laboratorium, dan pencitraan. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi terapi diuretik, antibiotik, dan pengelolaan tekanan darah yang optimal mampu memperbaiki kondisi pasien secara signifikan, dengan perbaikan gejala setelah 4 hari perawatan. Temuan ini mendukung pentingnya deteksi dini dan pendekatan multidisipliner dalam penanganan CHF dengan selulitis. Penatalaksanaan yang optimal melibatkan pengelolaan cairan tubuh, terapi farmakologis, dan edukasi pasien, untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko komplikasi.