Hadi, Nadia Ramadhani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Framing dalam Berita Kasus Pelecehan Seksual Agus Buntung di Liputan6.com Hadi, Nadia Ramadhani; Setiawan, Hendra
DIDAKTIS : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2025): DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/didaktis.v3i1.817

Abstract

This study analyzes the framing in the news reporting of a sexual harassment case committed by Agus Buntung, a person with a disability. This is done using a descriptive qualitative methodology. The focus of this study is to explain the phenomenon of how the media presents the perpetrators, victims, and related institutions in the development process of this case. Using the Miles and Huberman model, data were collected and analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the analysis show that the media uses themes that develop along with the increasing number of victims, depicting the perpetrators as smart and manipulative people even though they have physical limitations. In addition, the irony in the news is reinforced by calling the perpetrator's name with the term "Buntung", which increases public attention to the case. In the news, words such as "increasing victims" and "emotional manipulation" indicate the media's efforts to influence readers' emotions and emphasize the resolution of the case. This study shows how media framing can influence public perceptions of people with disabilities. It also shows how important legal protection and justice are for victims.
DINAMIKA GENDER DALAM RUANG PUBLIK: KAJIAN SOSIOLOGI FEMINISME PADA KUMPULAN CERPEN ROMANTIKA PEREMPUAN-PEREMPUAN KARYA RENTHYNA PAULINA Hadi, Nadia Ramadhani; Mun'im, Muh. Zaini; Balqis, Nisrina Tiara; Mauludani, Seli
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i1.1288

Abstract

Ketidaksetaraan gender, pengalaman nyata perempuan menghadapi berbagai rintangan, perjuangan menemukan identitas diri, serta upaya mendapatkan suara di ranah publik menjadi fokus penting untuk memahami kompleksitas relasi sosial. Kajian ini mengungkap pengalaman perempuan dalam cerpen Romantika Perempuan-Perempuan karya Renthyna Paulina, khususnya dalam “Tanda Terima dari Mbak Diah”, “18 Menit di Dalam Bus Jakarta”, dan “Air Mata Evi”, yang merepresentasikan beban ganda, kerentanan di ruang publik, serta KDRT dan stigma sosial. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan simak catat, analisis dilakukan terhadap narasi dan penokohan dalam struktur sosial patriarki. Penelitian ini bermanfaat untuk memahami isu gender dengan menyoroti posisi perempuan sebagai kelompok terpinggirkan, serta memberikan rekomendasi untuk kebijakan publik yang lebih inklusif. Dengan mengaitkan teori feminisme liberal, hasil kajian menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi media penting dalam menyuarakan ketidakadilan gender dan memperjuangkan kesetaraan serta keadilan sosial.