Zahron, Muhammad Ariby
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fakta Kemanusiaan dalam Novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” Terhadap Aktualitas Kehidupan Remaja (Kajian Sosiologi Sastra) Zahron, Muhammad Ariby
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i1.27664

Abstract

Abstrak: Fakta-fakta yang diambil dari pola sosial masyarakat sering kali menjadi bahan kontemplasi pengarang dalam menciptakan karya sastra. Kisah sosial atau latar belakang sosial sering kali dihadirkan sebagai kenyataan dalam sebuah novel. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejumlah elemen sosial dalam novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” karya JS Khairen, yang mengulas dari fakta kemanusiaan sebagai bagian dari kajian strukturalisme genetik Lucien Goldman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui metode pustaka dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” terdapat fakta kemanusiaan yang terbagi dalam dua kategori, yakni 9 fakta individu dan 11 fakta sosial. Alur cerita menggambarkan panorama kecemasan dan pergulatan eksistensial dari tema serta karakter tokoh. Novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” berfungsi sebagai alat reflektif untuk memahami nilai sosial masyarakat serta menampilkan interaksi dalam berbagai situasi dan konflik yang dihadirkan dalam cerita. Karakteristik setiap data kemanusiaan dalam novel ini menyoroti sejauh mana aktualitas perjuangan masyarakat remaja dalam menghadapi kehidupan. Novel remaja ini memiliki kualitas yang layak dijadikan landasan ontologis bagi masyarakat sosial, karena pola dan bentuk yang disajikan di dalamnya merupakan cerminan dari kehidupan manusia secara umum. Kata Kunci: Fakta kemanusiaan, aktualitas, kehidupan remajaAbstrak : Ketika seorang pengarang sedang menyusun sebuah karya sastra, fakta-fakta yang diperoleh dari norma-norma masyarakat sering kali menjadi inspirasi. Dalam sebuah novel, latar belakang sosial atau cerita-cerita sosial sering kali disajikan sebagai fakta. Sebagai bagian dari studi Lucien Goldman tentang strukturalisme genetik, penelitian ini berupaya menyelidiki faktor-faktor sosial tertentu dalam novel "Dompet Ayah, Sepatu Ibu" karya JS Khairen, yang dipandang dari fakta-fakta manusia. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan mengumpulkan data melalui prosedur pencatatan dan kepustakaan. Menurut temuan penelitian, terdapat fakta-fakta manusia dalam buku "Dompet Ayah, Sepatu Ibu" yang dipisahkan menjadi dua kelompok: sembilan fakta individual dan sebelas kebenaran sosial. Tema dan karakter dalam plot melukiskan gambaran perjuangan dan kegelisahan eksistensial. Buku "Dompet Ayah, Sepatu Ibu" berfungsi sebagai instrumen kontemplatif untuk memahami cita-cita masyarakat dan menggambarkan hubungan dalam berbagai skenario dan ketegangan yang muncul selama narasi. Setiap fitur data manusia dalam buku ini menekankan betapa sulitnya bagi remaja untuk menghadapi masa dewasa. Pola dan bentuk yang digambarkan dalam novel muda ini mencerminkan kehidupan manusia secara umum, sehingga layak digunakan sebagai landasan ontologis bagi masyarakat sosial.  Kata Kunci : Fakta kemanusiaan, aktualitas, kehidupan remaja
Hermeneutika Emansipasi Perempuan dan Religiusitas Tradisi Pesantren dalam Novel Langit yang Menangis karya Ayim Navahal Zahron, Muhammad Ariby
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i2.29964

Abstract

Pertemuan tradisi dan modernitas menjadi isu kompleks, khususnya dalam pemikiran perempuan dan peran agama di kehidupan sosial. Fokus kajian penelitian ini terletak pada analisis novel Langit yang Menangis karya Ayim Navahal yang mengungkapkan konstruksi emansipasi perempuan di lingkungan pesantren serta interaksi antara nilai tradisional yang sakral bersanding dengan lingkup modernitas. Metode kualitatif dengan teknik baca, simak, dan catat digunakan untuk mengumpulkan data, kemudian dianalisis melalui pendekatan hermeneutika Gadamerian. Hasil analisis menunjukkan adanya sepuluh data yang mengungkapkan bahwa tradisi pesantren mengandung lapisan ontologis berupa dialektika sejarah, prasangka kultural, dan rekonsiliasi horizon ajaran religius dengan realitas sosial. Hermeneutika berperan tidak hanya sebagai alat interpretasi, tetapi juga sebagai medium konfigurasi hubungan sosial dalam struktur pesantren.