Indah Syamsuddin
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Biaya Operasional Dan Pendapatan Terhadap Kinerja Keuangan Pada CV. Anato Group Di Kabupaten Pinrang Anugrah Tansi; Chahyono Chahyono; Indah Syamsuddin
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya operasional dan pendapatan terhadap kinerja keuangan pada CV. Anato Group di Kabupaten Pinrang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan berupa data sekunder laporan keuangan perusahaan periode 2016–2022 yang meliputi biaya operasional, pendapatan, laba, dan total aset. Data dianalisis melalui tahapan uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA), sedangkan pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, biaya operasional dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja keuangan, sementara pengelolaan biaya operasional masih belum optimal dalam menciptakan efisiensi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengendalian biaya yang efektif dan peningkatan pendapatan secara berkelanjutan untuk mendukung kinerja keuangan perusahaan. This study aims to analyze the effect of operational costs and revenue on financial performance at CV. Anato Group in Pinrang Regency. The research employed a quantitative approach with an explanatory design using multiple linear regression analysis. The data used were secondary data derived from the company’s financial statements for the period 2016–2022, including operational costs, revenue, profit, and total assets. The analysis was conducted through classical assumption tests, including normality, multicollinearity, autocorrelation, and heteroscedasticity, to ensure the validity of the regression model. The results indicate that operational costs do not have a significant effect on financial performance measured by Return on Assets (ROA), while revenue has a significant effect on financial performance. Simultaneously, operational costs and revenue significantly influence the company’s financial performance. These findings highlight that revenue plays a dominant role in improving financial performance, whereas operational cost management has not yet achieved optimal efficiency. The study implies the importance of effective cost control strategies and sustainable revenue enhancement to support improved financial performance.
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Jasa Berdasarkan Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, Dan Aktivitas: Studi Empiris pada PT Griya Satria Mekongga A. Elli Widyawiningrat; Miah Said; Indah Syamsuddin
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.3078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Griya Satria Mekongga selama periode 2019–2020 melalui pendekatan rasio keuangan. Kinerja keuangan dipahami sebagai cerminan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya ekonomi secara efektif guna mendukung keberlanjutan usaha. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan. Analisis dilakukan dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas tidak dapat dihitung secara konvensional karena tidak terdapat kewajiban jangka pendek dalam struktur keuangan perusahaan. Rasio solvabilitas memperlihatkan tingkat ketergantungan terhadap pendanaan berbasis utang yang cukup tinggi, meskipun struktur permodalan masih berada dalam kondisi seimbang antara utang dan ekuitas. Rasio profitabilitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, namun tingkat pengembalian atas aset dan modal masih relatif rendah. Rasio aktivitas menunjukkan adanya perbaikan efisiensi dalam pemanfaatan aset, meskipun tingkat perputaran aset dan modal kerja belum optimal. Temuan penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai kondisi kinerja keuangan perusahaan jasa di tingkat daerah serta menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan keuangan yang lebih efisien dan berkelanjutan. This study aims to analyze the financial performance of PT Griya Satria Mekongga during the 2019–2020 period using a financial ratio approach. Financial performance is interpreted as an indicator of a company’s ability to manage economic resources effectively to support business sustainability. A descriptive quantitative approach was employed using secondary data derived from the company’s financial statements. The analysis applied liquidity, solvency, profitability, and activity ratios to provide a comprehensive overview of the company’s financial condition. The results indicate that liquidity ratios cannot be calculated conventionally due to the absence of short-term liabilities in the company’s financial structure. Solvency ratios reveal a relatively high dependence on debt-based financing, although the capital structure remains balanced between liabilities and equity. Profitability ratios show an improvement in the company’s ability to generate profits; however, the returns on assets and equity remain at a relatively low level. Activity ratios indicate an improvement in asset utilization efficiency, although asset turnover and working capital turnover have not yet reached optimal levels. These findings provide empirical evidence regarding the financial performance of a regional service company and offer valuable insights for management in formulating more efficient and sustainable financial policies.
Analisis Penerapan Akuntansi Sumber Daya Manusia Dalam Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar Nur Elsyah Tri Ayu; Chahyono Chahyono; Indah Syamsuddin
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.3666

Abstract

Akuntansi sumber daya manusia merupakan salah satu pendekatan akuntansi yang berupaya mengakomodasi peran strategis manusia dalam proses penciptaan nilai perusahaan. Praktik akuntansi konvensional masih cenderung memusatkan perhatian pada aset berwujud, sementara kontribusi sumber daya manusia sering kali belum tercermin secara memadai dalam laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi sumber daya manusia dalam menilai kinerja keuangan PT Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar. Fokus penelitian diarahkan pada hubungan antara biaya pelatihan karyawan sebagai representasi investasi sumber daya manusia dengan kinerja keuangan yang diukur melalui laporan neraca dan laporan laba rugi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan selama periode lima tahun. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana untuk mengidentifikasi arah dan kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pelatihan karyawan memiliki keterkaitan dengan perubahan nilai neraca dan dinamika laba perusahaan. Investasi sumber daya manusia cenderung memberikan dampak secara bertahap dan bersifat jangka menengah hingga panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia berperan penting dalam mendukung stabilitas keuangan dan pencapaian laba perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat relevansi akuntansi sumber daya manusia sebagai bagian dari analisis kinerja keuangan, serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan kinerja keuangan. Human resource accounting represents an accounting approach that seeks to accommodate the strategic role of human capital in the value creation process of organizations. Conventional accounting practices tend to focus predominantly on tangible assets, while the contribution of human resources is often insufficiently reflected in financial statements. This study aims to analyze the application of human resource accounting in assessing the financial performance of PT Bank Sulselbar Makassar Main Branch. The research focuses on examining the relationship between employee training costs as a proxy for human resource investment and financial performance measured through balance sheets and income statements. A descriptive quantitative approach was employed using secondary data derived from the company’s financial statements over a five-year period. Data analysis was conducted using simple linear regression to identify the direction and magnitude of the relationship between the variables. The findings indicate that employee training costs are associated with changes in balance sheet values and fluctuations in corporate earnings. Human resource investment tends to generate gradual effects and demonstrates medium- to long-term implications for financial outcomes. These results highlight the significant role of human resources in supporting financial stability and profit generation within banking institutions. The study contributes to the development of accounting literature by reinforcing the relevance of human resource accounting in financial performance analysis. In addition, the findings provide practical insights for management in designing human resource development policies that align with long-term financial performance objectives.