Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Video Animasi 2 Dimensi Berbasis Motion Graphic Sebagai Konten Promosi (Studi Kasus: Kampus Politeknik Digital Boash Indonesia) Ilham Januari; Charmiyanti Nurkentjana Aju; Mochamad Sanwasih; Khadijah Khadijah; Amir Hamzah Pohan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8789

Abstract

Abstrak - Company profile atau profil perusahaan merupakan informasi detail pada suatu perusahaan dengan tujuan untuk menarik perhatian pelanggan pada suatu perusahaan. Bentuk Company profile ada berbagai macam, salah satunya adalah video. Politeknik Digital Boash Indonesia (PDBI) merupakan salah satu kampus vokasi baru di wilayah Bogor, maka dari itu kampus PDBI belum memiliki video profil yang dapat menjadi salah satu media promosi. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai media informasi dan promosi. Metode yang digunakan yaitu pengembangan multimedia yang terdiri dari pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Hasil dari penelitian ini berupa video profil berbasis Motion Graphic untuk menunjang kegiatan promosi secara sederhana disajikan dengan animasi yang edukatif dan komunikatif agar mudah tersampaikan kepada penonton.Kata kunci: Video Profil, Motion Graphic, Promosi, Informasi.Abstract - A company profile is detailed information about a company, designed to attract customer interest. Company profiles can take various forms, one of which is a video. Politeknik Digital Boash Indonesia (PDBI) is a new vocational campus located in the Bogor area; as such, PDBI has yet to have a profile video that can serve as a promotional medium. The purpose of this research is to provide information and promotion. The method used involves multimedia development, which consists of pre-production, production, and post-production stages. The result of this research is a Motion Graphic-based profile video designed to support promotional activities. It is presented in a simple manner with educational and communicative animations to ensure the message is effectively conveyed to viewers.Keywords: Profile Video, Motion Graphic, Promotion, Information.
Analisis Efektivitas Metode Round-Robin dan Least-Connection dalam Load Balancing Terhadap Throughput Server Web Ahmad Fatih Zahir; Hamid Wijaya; Mochamad Sanwasih; Arisantoso Arisantoso
Jurnal Ilmiah Informatika dan Ilmu Komputer (JIMA-ILKOM) Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Nomor 1 March 2025
Publisher : PT. SNN MEDIA TECH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/jima-ilkom.v4i1.52

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna internet yang signifikan telah mendorong kebutuhan akan server yang lebih efisien dalam mengelola beban kerja yang semakin besar. Salah satu solusi utama yang diterapkan adalah load balancing, yang berfungsi untuk mendistribusikan lalu lintas secara optimal guna mencegah terjadinya kelebihan beban pada satu server tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas dua algoritma load balancing, yaitu Round-Robin dan Least-Connection, dalam mengoptimalkan throughput pada server aplikasi web dengan berbagai skenario beban kerja. Round-Robin mendistribusikan permintaan secara bergilir tanpa mempertimbangkan kondisi beban pada server, sedangkan Least-Connection menyesuaikan distribusi berdasarkan jumlah koneksi aktif pada masing-masing server, memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih efisien. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Least-Connection memiliki kinerja lebih baik dibandingkan Round-Robin, terutama dalam skenario beban tinggi. Pada beban maksimal 1.800 koneksi, algoritma Least-Connection mencatat throughput sebesar 10.373 kbps, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan 10.362 kbps yang dihasilkan oleh Round-Robin. Keunggulan ini menunjukkan bahwa Least-Connection lebih adaptif dalam menyesuaikan alokasi sumber daya server secara dinamis, mengurangi risiko bottleneck, serta meningkatkan efisiensi sistem dalam menangani lalu lintas yang berfluktuasi.