Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Penjualan Dan Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Pakan Ternak Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2024 saifullah saifullah; Febby Febriana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan pakan ternak yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2024. Pengukuran struktur modal dilakukan melalui Debt to Equity Ratio (DER), sementara variabel independen mencakup Sales Growth (SG) dan Return on Assets (ROA). Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan analisis regresi linier berganda berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Temuan utama mengindikasikan bahwa pertumbuhan penjualan memberikan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap struktur modal. Dengan demikian, Sales Growth (SG) tidak menunjukkan efek positif dan signifikan pada Debt to Equity Ratio (DER), ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,925 yang lebih besar dari 0,05 serta t hitung 0,094 lebih rendah dari t tabel 2,20619. Sebaliknya, profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, menandakan bahwa Return on Assets (ROA) berperan penting dalam mendorong peningkatan Debt to Equity Ratio (DER) dengan signifikansi 0,029 kurang dari 0,05 dan t hitung -2,277 di bawah t tabel 2,20619. Secara bersama-sama, pertumbuhan penjualan dan profitabilitas menghasilkan pengaruh negatif serta tidak signifikan terhadap struktur modal, sehingga kombinasi Sales Growth (SG) dan Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh positif dan signifikan pada Debt to Equity Ratio (DER) dengan signifikansi 0,092 melebihi 0,05 serta F hitung 2,548 kurang dari F tabel 3,25. Koefisien determinasi R Square mencapai 0,121, yang menggambarkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 12,1% variasi struktur modal, sedangkan 87,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model ini. Hasil ini memperkuat posisi profitabilitas sebagai faktor penentu kebijakan utama pembiayaan pada perusahaan pakan ternak, dibandingkan pertumbuhan penjualan.
Penerapan Digitalisasi Keuangan Untuk Optimalisasi Bisnis Umkm Di Desa Sasahan : Pengabdian Febby Febriana; Muhamad Arifin; Indra Sulistiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5304

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan digitalisasi keuangan dalam rangka optimalisasi pengelolaan bisnis UMKM di Desa Sasahan, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra UMKM meliputi rendahnya literasi keuangan, pencatatan keuangan yang masih kurang akan kesadaran untuk pembuatannya dan bercampur dengan keuangan pribadi, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui tahapan survei dan identifikasi permasalahan, penyuluhan dan pelatihan pengelolaan keuangan, pendampingan penerapan pencatatan keuangan digital menggunakan Microsoft Excel untuk pencatatan sederhananya dan aplikasi SIAPIK untuk teknologi digitalnya, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra UMKM terhadap pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana secara digital, serta peningkatan literasi keuangan digital. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung profesionalisme dan keberlanjutan usaha UMKM di Desa Sasahan. Ke depan, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar dampak digitalisasi keuangan terhadap kinerja UMKM semakin optimal.