usman dp
STIT Darul Ulum Kotabaru

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Usman DP INSTITUSI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM: Menuju Keluarga SAMAWA usman dp
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 11 No 2 (2020): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v11i2.52

Abstract

Familiy institutions are the heart of society an the backbone to support a society to become a strong and solid society The familiy as the smallest in society has a major contribution the determines the quality of a nation. An advanced nation must start from an association of advanced families. Therefore, the role and position on the family is the first and foremost environment in instilling religious, moral, ethical values, and forming the personality its members. The family is a “Madrasah” where one someone is educated, raised, an introducated to various thing that make him grow and dedevelop optimallu in facing life. On the other hand, backwardness, iqnorance, and setbacks occur in nation are reflection on the familiy living in the natio’s society. The concept of universal Islamic teaching provides quidance and attention in encouraging the family as an institution that has a role and responsiblities of pao create an atmosphere rents must be able the process of forming a child’s superior personality and character. To achieve this goal, the role and atmosphere of comfort, tranguility, and family that is SAMAWA. Thus, the Samawa family institution is required to the able to create an Islamic educational armosphere for every occupant in obtaining inner and outer peace. Keyword: Family Institution, Islamic Education Perspective, Samawa.
REPUTASI NABI MUHAMMAD SAW DALAM MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DAN DUNIA usman dp
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 12 No 1 (2021): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Juni 2021
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v12i1.63

Abstract

Merangkai mulai kata dan makna perjalanan kehidupan baginda junjungan Nabi Muhammad SAW, laksana mata air yang jernih dan tiada henti sepanjang kehidupan. Jernih karena air yang keluar darinya bersumber dari Sang Maha Suci (Al-Quddus). Tiada berhenti sebab bermuara dari Sang Maha Hidup (Al-Hayyu). Karena itu, tidak mengherankan reputasi sosok Rasulullah SAW menjadi sumber insipirasi bagi umat manusia. Tutur katanya menarik untuk dicerna, nasihatnya menjadi menjadi cahaya, sabdanya menjadi acuan. Beliau adalah hamba Allah dan pemimpin bagi umat, panglima di medan perang, politisi teladan, saudagar yang sukses, ayah yang santun dan lembut, serta seorang pengusaha yang sukses dalam meniti karir bisnis yang senantiasa berada dalam bingkai ketaaatan tiada tara, inilah yang membuat Siti Khadijah terpesona terhadap kepribadian dan akhlak yang mulia Rasulullah SAW.
MEGAKOMPETISI GLOBAL DI TENGAH PERUBAHAN DINAMIKA MASYARAKAT DUNIA: (Dampak dan Ancaman Terhadap Pendidikan Islam) USMAN DP
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 12 No 2 (2021): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v12i2.72

Abstract

Pendidikan Islam yang bersumber dari Al-qu’an dan sunnah Nabi merupakan referensi yang lengkap dalam menjawab dan merespon terhadap problematik dan dinamika perubahan masyarakat dunia dan menjadi solutif berbagai tantangan megakompetsi global yang terjadi di tengah perubahan masyarakat dunia. Megakompetesi yang terjadi saat ini merupakan output dari suatu proses kemajuan ilmu pengetahuan ummat manusia yang telah berlangsung sekian ribu abad lamanya. Kompetisi global ini berdampak signifkan terhadap penyelenggaraan sistem pendidikan di negara maju maupun negara berkembang, khususnya lembaga-lembaga pendidikan Islam. Megakompetisi global dianggap sebagai keniscayaan yang tidak dapat dihindarkan dalam hubungan antar negara. Ia di tuding sebagai “biang kerok” sumber penyakit kontemporer yang menciptakan celah besar dalam kehidupan politik negara, menghancurkan budaya lokal, serta merobek sekat antar negara. Ancaman terhadap kehidupan manusia akibat globalisasi juga semakin beragam, tidak hanya datang dari perang besar atau nuklir, tetapi juga dari kekuatan radikalisme yang berkembang di masyarakat dan melahirkan terorisme, serta kejahatan cyber crime transglobal. Sementara dampak globalisasi terhadap ekonomi dunia adalah: kemiskinan dan kesenjangan global, krisis pangan dunia, pencucian uang. Dampak globalisasi terhadap cara berpikir orang adalah: adanya solidaritas virtual dunia maya secara transnasional akibatnya mempengaruhi dan menyebabkan dampak yang tidak dapat dihindari bagi semua warga dunia yang berdemensi global. Tentu kondisi ini membawa dampak dan ancaman yang serius terhadap pendidikan Islam jika tidak segera dibenahi secara quick respon dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Dan tidak akan bergerak mundur dan terus berjalan maju.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF METODE PENELITIAN SEJARAH USMAN DP
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 13 No 1 (2022): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Juni 2022
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v13i1.78

Abstract

Penelitian sejarah terhadap pendidikan Islam merupakan hal yang urgen, setidaknya bisa mengingatkan kembali khasanah intelektual yang pernah di miliki umat Islam di masa lampau. Kesadaran historis ini akan mempertegas kedudukan dan tradisi keilmuan khususnya dalam kajian tentang pendidikan Islam. Al-Qur’an dan Hadits amat ideal dan agung sebagai sumber ilmu pengetahuan yang progresif, dinamis, menghargai akal pikiran manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, bersikap terbuka dan seimbang dalam memenuhi kebutuhan material dan spritual. Metodologi peneliian sejarah merupakan jawaban terhadap peristiwa-peristiwa bersejarah perkembangan dan pertumbuhan pendidikan islam. Oleh kerena itu, dalam perspektif merekonstruksi sejarah pendidikan Islam dibutuhkan pendekatan metodologi penelitian sejarah yang bertujuan memberikan informasi yang benar dan akurat berdasarkan fakta-fakta dan bukti sejarah sehingga kebenarannya diterima dapat secara logika emperik dan berdasarkan kajian akademik (ilmiah).
PARADIGMA MAJAMEN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM USMAN DP
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 13 No 2 (2022): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v13i2.89

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan Islam yang tuntutannya semakin kompleksitas, di butuhkan tata kelola semua fungsi manajemen mulai dari planning, organization, actuating, dan controlling dengan sistem manajemen yang terintegrasi sehingga menjadi lokomotif yang bisa menggerakan roda organisasi dalam upaya meningkatkan efektifitas, efesiensi, dan produktifitas kinerja organisasi dan kelembagaan yang terbaik.
EVALUASI PROGRAM PENDEKATAN RESPONSIVE EVALUATION MODEL TERHADAP MADRASAH MAN MODEL USMAN DP
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 14 No 1 (2023): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Juni 2023
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v14i1.130

Abstract

Evaluasi Responsive Model terhadap madrasah ungulan merupakan salah satu model evaluasi program untuk mendeskripsikan secara jelas dan terinci terhadap pelaksanaan program pendidikan unggulan, melalui metode ini tujuan akhirnya untuk memberikan masukan pada pembuat kebijakan dalam hal ini kementerian Agama. Salah satunya ialah kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Program Madrasah Negeri (MAN) model percontohan. Pendekatan model ini sudah banyak dilakukan melalui penelitian kualitatif dan kuantitatif oleh para ahli dan pakar pendidikan. Tulisan ini berupaya menjelaskan penerapan model Responsive Evaluation terhadap program sekolah yang unggul sebagai percontohan. Tujuan daripada Model MAN percontohan ini di harapkan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan islam. Sekolah model MAN percontohan memiliki peran penting dalam melahirkan lulusan-lulusan siswa yang berprestasi dan berkarakter berdaya saing secara kompeteitif dan komparatif di era globalisasi yang di topang dengan manajemen organisasi sekolah yang modern dan profesional.
ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN: Konvergensi Dalam Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam USMAN DP
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 14 No 2 (2023): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v14i2.135

Abstract

Aliran konvergensi merupakan hasil komporomi dari dua aliran yaitu emperisme dan nativisme yang menganggap setiap manusia sepanjang hidupnya selalu berada dalam perkembangan. Berdasarkan proses perkembangannya manusia itu selalu ditentukan oleh perpaduan pengaruh dari faktor pembawaan (kemampuan dasar) dan faktor lingkungan sekitar seperti pendidik, pergaulan dan lingkungan alam, sesuai dengan pandangan konvergensi. Ajaran Islam telah memberikan konsep atau pandangan bahwa perkembangan manusia diletakkan pada posisi dua titik lingkaran yaitu sebagai makhluk pribadi yang selalu memiliki hubungan dengan Allah SWT dan sekaligus menjalin hubungan dengan masyarakatnya. Dengan ikatan dalam lingkaran inilah maka manusia menempuh rangkaian proses perkembangan yang menuju kearah martabat hidup manusiawi sesuai dengan fitrah yang diberikan oleh Allah SWT. Sehingga antara kedua kemampuan potensi ini saling memberikan pengaruh dalam pribadi internal manusia muslim yang hidup dinamis. Pandangan Islam tersebut di atas lebih bercorak konvergensi karena mengakui adanya pengaruh internal (keimanan dalam pribadi) dan pengaruh eksternal (berupa kegiatan sosialitas dalam masyarakat). Jelasnya bahwa manusia tidak saja dipandang sebagai makhluk ideal dan struktural-fungsional akan tetapi juga diletakkan pada posisi potensial dalam proses perkembangan dan pertumbuhannya. Namun faktor kemampuan potensial yang alami dari anugerah Allah bagaimana pun memiliki karakteristik dan ciri-ciri khas dalam perkembangannya menurut lingkungan sekitar dimana ia tinggal. Dalam proses pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam mempunyai tugas untuk mengembangkan potensi fitrah manusia dengan ajaran agama Islam, agar terwujud sebagai manusia yang bertauhid , yang memiliki iman dan taqwa sesuai dengan tuntunan syariat Islam