Pendidikan Islam yang bersumber dari Al-qu’an dan sunnah Nabi merupakan referensi yang lengkap dalam menjawab dan merespon terhadap problematik dan dinamika perubahan masyarakat dunia dan menjadi solutif berbagai tantangan megakompetsi global yang terjadi di tengah perubahan masyarakat dunia. Megakompetesi yang terjadi saat ini merupakan output dari suatu proses kemajuan ilmu pengetahuan ummat manusia yang telah berlangsung sekian ribu abad lamanya. Kompetisi global ini berdampak signifkan terhadap penyelenggaraan sistem pendidikan di negara maju maupun negara berkembang, khususnya lembaga-lembaga pendidikan Islam. Megakompetisi global dianggap sebagai keniscayaan yang tidak dapat dihindarkan dalam hubungan antar negara. Ia di tuding sebagai “biang kerok” sumber penyakit kontemporer yang menciptakan celah besar dalam kehidupan politik negara, menghancurkan budaya lokal, serta merobek sekat antar negara. Ancaman terhadap kehidupan manusia akibat globalisasi juga semakin beragam, tidak hanya datang dari perang besar atau nuklir, tetapi juga dari kekuatan radikalisme yang berkembang di masyarakat dan melahirkan terorisme, serta kejahatan cyber crime transglobal. Sementara dampak globalisasi terhadap ekonomi dunia adalah: kemiskinan dan kesenjangan global, krisis pangan dunia, pencucian uang. Dampak globalisasi terhadap cara berpikir orang adalah: adanya solidaritas virtual dunia maya secara transnasional akibatnya mempengaruhi dan menyebabkan dampak yang tidak dapat dihindari bagi semua warga dunia yang berdemensi global. Tentu kondisi ini membawa dampak dan ancaman yang serius terhadap pendidikan Islam jika tidak segera dibenahi secara quick respon dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Dan tidak akan bergerak mundur dan terus berjalan maju.
Copyrights © 2021