Kasmaluddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEWAJIBAN KEPALA KELUARGA DALAM MENGREALIASASIKAN KELUARGA SAKINAH Kasmaluddin; M. Islach
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam Vol. 10 No. 1 (2021): July
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.939 KB) | DOI: 10.38073/rasikh.v10i1.802

Abstract

Research ini dilatar belakangi oleh jama’ah Masjid Jami’ Al-Istiqomah. Menilik masyarakat di sekitar masjid Jami’ Al Istiqomah dahulunya enggan jika diajak mengikuti aktifitas di masjid dan susah untuk berjamaah di masjid. Akan tetapi setelah adanya berbagai macam upaya dari takmir masjid, kini Masjid Jami’ Al-Istiqomah menjadi wadah dalam penyaluran ‘Ulumud Diin (ilmu pengetahuan agama) dan menjadi tempat bagi masyarakat untuk mencari-cari solusi dalam persoalan agama dan aktifitas sehari-hari. Dari kepercayaan tersebut masyarakat aktif mengikuti kajian yang diselenggarakan oleh Masjid Jami’ Al Istiqomah Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif serta jenis penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, dimana dalam penelitian ini menggali tentang kepala keluarga dalam membina keluarga sakinah di masjid Jami’ Al Istiqomah. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Kewajiban Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Yang Dilakukan Kepala Keluarga di Masjid Jami’ Al Istiqomah menunjukkan adanya perubahan yang mampu dirasakan bersama, seperti saling menyebar kebaikan, mampu menambah wawasan para jama’ah dan menambah kedewasaan dan kematangan berfikri.
Peran Guru dalam Menginternalisasi Penggunaan Adawat al-Istifham dan Dhama’ir dari Teks Percakapan Kasmaluddin
Ukazh : Journal of Arabic Studies Vol. 6 No. 4 (2025): Ukazh : Journal of Arabic Studies, December 2025
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/ukazh.v6i4.99

Abstract

This study examines the role of teachers and pedagogical strategies in internalizing the use of Adawât al-Istifhâm (interrogative words) and Dhama’ir (pronouns) in Arabic conversation learning. Internalizing these communicative elements is crucial to addressing the gap between structural knowledge and speaking practice. This study uses a descriptive qualitative approach grounded in language acquisition theory (Krashen) and social constructivism (Vygotsky). Data were obtained through observation, semi-structured interviews, and documentation during intensive Daurah Ramadhaniyah activities. The results indicate that teachers have four main roles: Language Model, Facilitator (providing scaffolding), Evaluator (error analysis), and Motivator (lowering the affective filter). Effective strategies include chained questioning (as-su’āl al-mutatabi‘), role simulations, and repeated text readings. The novelty of this study lies in the synthesis of these teacher roles within a scaffolding framework for intensive learning contexts. The implication is that successful internalization requires a balance between providing adequate input and affective support that fosters spontaneous speaking habits, characterized by the appropriate use of adawât and dhama’ir.