Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Metode Rolling Question Terhadap Kreativitas Siswa Kelas VIII Di MTsN 3 Agam Dalam Pembelajaran Matematika Putra, Doni Ardia; Aniswita, Aniswita; Rusdi, Rusdi; Firmanti, Pipit
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14477

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kreativitas dalam pembelajaran matematika. beberapa penelitian di Indonesia menunjukkan kondisi kemampuan kreativitas di Indonesia masih tergolong rendah. Kondisi yang serupa juga ditemukan oleh peneliti di MTsN 3 Agam, berdasarkan hasil observasi siswa cendrung kurang kreatif ditandai dengan hanya 1 atau 2 orang siswa yang memberikan tanggapan, begitu juga ketika guru memberikan permasalahan siswa terkadang hanya diam, kemauan siswa dalam mengerjakan soal cendrung rendah dan tidak mau mencoba yang mengakibatkan siswa banyak menyontek. Dalam proses pembelajaran kebanyakan siswa cendrung kurang memperhatikan guru dan banyak melakukan aktivitas lain. Berdasarkan hasil observasi peneliti menduga rendahnya kreativitas dikarenakan metode yang digunakan guru belum sesuai, Salah satu dugaan solusi yang dianggap dapat menyelesaikan masalah tersebut yaitu pembelajaran dengan menggunakan metode Rolling Question. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah mengetahui terdapat pengaruh pembelajaran matematika dengan metode Rolling Question terhadap kreativitas siswa kelas VIII di MTsN 3 Agam. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini terdapatnya pengaruh metode Rolling Question terhadap kreativitas siswa di MTsN 3 Agam pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian The Static Group Comparison. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII MTsN 3 Agam tahun 2023/2024 sebanyak 5 kelas. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Random Sampling , dengan Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII.2 sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII. 4 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika. Teknik Analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, diperoleh bahwa kreativitas siswa yang mengikuti pembelajaran ‎dengan ‎ metode Rolling Question lebih baik dari pada siswa yang mengikuti ‎pembelajaran dengan motode Konvensional dikelas VIII MTsN 3 Agam‎. Hal ini dibuktikan dari perolehan nilai uji hipotesis ‎dengan nilai dan , dengan demikian dengan taraf kepercayaan α = 0,05 Artinya H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan metode Rolling Question terhadap kemampuan kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika kelas VIII MTsN 3 Agam.
Hubungan Kemampuan Pemecahan Masalah dengan Efikasi Diri Siswa SMAN 1 Banuhampu Firmanti, Pipit; Putra, Doni Ardia; Padang, Sri Cantika
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/lattice.v1i2.5087

Abstract

Problem solving which is an important component in mathematics contributes to the development of the times. However, this ability is still not fully mastered by students. Therefore, there needs to be further research related to the causes of the low problem solving ability of students. One of them is self-confidence (self-efficacy). The purpose of this study was to describe the problem solving ability and self-efficacy of students and to see the relationship between the two. The method used is descriptive qualitative. The research subjects taken were 34 students of class XI MIPA 1 at SMAN 1 Banuhampu. In this study, there were two instruments used were self-efficacy questionnaires with problem-solving ability tests. The analysis shows that (1) there are still students who cannot work on the questions given by leaving the answers blank (2) Between problem solving and self-efficacy has a very weak or very low correlation where r = 0.0094. (3) Almost all students have good self-efficacy which is at a fairly low to high level. Pemecahan masalah yang merupakan komponen penting dalam matematika turut andil dalam perkembangan zaman. Namun, kemampuan ini masih belum sepenuhnya dikuasai oleh siswa. Oleh karena itu, perlu ada penelitian lanjutan terkait penyebab rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Salah satunya adalah kepercayaan diri (efikasi diri). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah dan self efikasi siswa serta melihat hubungan di antara keduanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang diambil adalah 34 siswa kelas XI MIPA 1 di SMAN 1 Banuhampu. Dalam penelitian ini terdapat dua instrumen yang digunakan yaitu angket efikasi diri dan tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis menunjukkan bahwa (1) masih ada siswa yang tidak dapat mengerjakan soal yang diberikan dengan mengosongkan jawaban, (2) antara pemecahan masalah dengan self-efficacy memiliki korelasi yang sangat lemah atau sangat rendah dimana . (3) Hampir semua siswa memiliki efikasi diri yang bagus dimana berada pada level cukup rendah hingga tinggi.Â