Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Teknologi Gadget Pada Perkembangan Pendidikan Sosial Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Sayyidah Nafisah; Afakhrul Masub Bakhtiar
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.501-508

Abstract

Abstract In this digital age, technology can easily spread throughout the world with very fast and rapid development. As with gadgets where gadgets are used by almost all groups from parents to children. As is the case with elementary school age children, not many elementary school age children do not have their own gadgets. Therefore the researchers conducted this research to find out whether there were negative and positive impacts on the educational development of grade 3 elementary school children. This research was conducted using a qualitative method with a descriptive approach, in which the results of this study were taken from interviews with parents and class teachers as well as observations. Indeed, basically gadgets have a positive impact, namely to help the learning process and are able to increase children's knowledge to recognize new foreign vocabulary. In addition, gadgets themselves also have a negative impact on children, namely children will feel addicted to playing gadgets which contain online games and social media which are currently being loved by children at elementary school age. As parents, you should always supervise your children so they don't play gadgets too often, let alone forget the time and forget their school assignments. Keyword: The influence of gadget, Educational Development, Elementary School.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN PENGGUNA SHOPEE PAY LATER MENGGUNAKAN DELONE & MCLEAN MODEL Sayyidah Nafisah; Sulthan Atha Muhammad
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v4i2.3367

Abstract

Dikarenakan peraturannya yang ketat, sektor keuangan konvensional hanya dapat memberikan layanan kepada pelanggan di sektor terbatas. Oleh karena itu, banyak orang mencari layanan keuangan yang lebih transparan, efisien, dan tersedia secara luas sebagai alternatif dari layanan industri tradisional seperti bank yang menyediakan pembiayaan. Shopee Pay Later hadir sebagai solusi yang diharapkan dapat memudahkan konsumen dalam bertransaksi di sana, dengan kenyamanan dan fleksibilitas yang ditawarkan. Shopee Pay Later adalah sebuah layanan keuangan yang ditawarkan oleh Shopee, sebuah platform e-commerce. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian barang secara online dan membayar nanti dalam jangka waktu tertentu.Untuk mengetahui keterkaitan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan pengguna ShopeePayLater di Indonesia, penelitian ini mengadopsi model DeLone & McLean. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan lima variabel utama, yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, dan kepuasan pengguna. Metode convenience sampling digunakan untuk memilih sampel penelitian yang representatif. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kepuasan pengguna (Y) secara bersamaan atau simultan dipengaruhi oleh kualitas sistem (X1), kualitas informasi (X2), penggunaan (X3), dan kualitas layanan (X4).