Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SECURE ATTACHMENT DAN OPTIMISM TERHADAP SOCIAL PROBLEM SOLVING ABILITY YANG DI MEDIASI OLEH SELF-ESTEEM PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Damayanti, Siska; Avicenna, Mohamad
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh secure attachment dan optimism terhadap social problem solving ability (kemampuan dalam menyelesaikan masalah sosial) pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan self-esteem sebagai variabel mediator. Kemampuan penyelesaian masalah sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja yang berkaitan erat dengan keberhasilan sosial dan emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel terdiri atas 320 siswa SMA/SMK di Bekasi yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA), Life Orientation Test-Revised (LOT-R), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan Social Problem Solving Inventory-Revised Short Form (SPSI-R:SF). Hasil analisis menunjukkan bahwa secure attachment dan optimism memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap social problem solving ability, baik secara langsung maupun melalui mediasi self-esteem. Self-esteem terbukti menjadi mediator dalam hubungan antar variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan yang secure dan sikap optimis yang dimiliki siswa berperan penting dalam membentuk rasa percaya diri serta kemampuan dalam menyelesaikan konflik sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami mekanisme psikologis yang mendasari perilaku penyelesaian masalah sosial pada remaja serta implikasi praktis bagi pengembangan program intervensi psikososial di lingkungan sekolah.
Innovative Work Behavior: Role of Knowledge Sharing, Organizational Justice, And Gender in Retail Bussiness Tiarah, Annisa Nurul Izzah; Avicenna, Mohamad
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i1.18362

Abstract

Business competition in the retail sector is currently very competitive characterized by the number of retail businesses in Indonesia that compete starting from traditional retail businesses and the emergence of modern retail businesses. Retail companies are facing intense pressure due to technological advancements, increased consumer expectations, and fierce competition. To deal with these market changes, strategies are needed. The purpose of this study was to determine the role of organizational justice and knowledge sharing on innovative work behavior among retail company employees. This study also aims to examine how gender role differences affect innovative work behavior. A total of 110 employees from a retail company in makassar was recruited using non-probability sampling technique. Confirmatory factor analysis (CFA) was used to test the validity of each scale using Mplus software. Multiple regression analysis method was utilized to analyse the data, using SPSS software. The results showed that organizational justice and knowledge sharing significantly have a positive influence on innovative work behavior. This study suggests the company should implement fair, transparent policies, and strengthen the culture of knowledge sharing to create innovative work behavior. Persaingan bisnis di sektor ritel saat ini sangat kompetitif ditandai dengan banyaknya bisnis ritel di Indonesia yang bersaing mulai dari bisnis ritel tradisional hingga munculnya bisnis ritel modern. Perusahaan ritel menghadapi tekanan yang hebat karena kemajuan teknologi, meningkatnya ekspektasi konsumen, dan persaingan yang ketat. Untuk menghadapi perubahan pasar tersebut, diperlukan strategi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran keadilan organisasi dan berbagi pengetahuan terhadap perilaku kerja inovatif pada karyawan perusahaan ritel. Penelitian ini juga ingin melihat bagaimana perbedaan peran gender terhadap perilaku kerja inovatif. Sebanyak 110 karyawan dari sebuah perusahaan ritel di Makassar direkrut dengan menggunakan teknik non-probability sampling. Confirmatory factor analysis (CFA) digunakan untuk menguji validitas setiap skala dengan menggunakan perangkat lunak Mplus. Metode analisis regresi berganda digunakan untuk menganalisis data, dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational justice dan knowledge sharing secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap innovative work behavior. Penelitian ini menyarankan perusahaan perlu menerapkan kebijakan yang adil, transparan, dan memperkuat budaya berbagi pengetahuan untuk menciptakan perilaku kerja yang inovatif.