Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Praktik Khitbah Dan Az-Zifaf Dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Melayu Kota Jambi Dalam Perspektif ‘Urf Syar’iyyah Purnamasari, Rita; Hasril Hasril
Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah (Juli-September 2023)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jhesm.v1i3.75

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini ialah tentang terjadi pergeseran adat dalam melangsungkan resepsi pernikahan di adat Melayu Kota Jambi.Dimana tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Praktik Khitbah dan Az-Zifaf Masyarakat Melayu Kota Jambi, serta bagaimana Pandangan ‘Urf Syar’iyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologis empiris yang sifatnya kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka hasil dan kesimpulan sebagai berikut: (1). Praktik Khitbah dalam tradisi perkawinan Masyarakat Melayu Kota Jambi: Duduk Batuik Tegak Batanyo, Seloko, Tepak Sirih, Mencicip Sirih dan Meletak Tando; (2). Tata Cara Az-Zifaf dalam Tradisi Masyarakat Melayu Kota Jambi: Penjemputan Pihak Laki-laki dan Perempuan, Bejawab Kato di Laman dan Nyerak Beras Kunyit, Buka Lanse, Ditimbang dan diayun, Naik Kerumah Bagonjong, Naik Kepelaminan dan Do’a; (3). Pandangan ‘Urf Syar’iyyah Terhadap Praktik Khitbah dan Az-Zifaf Dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Melayu Kota Jambi.Adat pernikahan Melayu Jambi di Kota Jambi merupakan adat yang shahih, karena tidak bertentangan dengan nash al-Quran atau Sunnah dan tidak menghalalkan sesuatu yang haram atau mengharamkan yang halal. Proses pernikahan adat Melayu di Kota Jambi juga sesuai dengan Islam. Prosesnya adalah dengan cara ta`aruf, khitbah,ijab qabul dan walimah.
PENAMBAHAN KUNING TELUR ITIK DALAM PENGENCER NACL FISIOLOGIS TERHADAP KUALITAS SEMEN AYAM KAMPUNG YANG DISIMPAN PADA SUHU RUANG Angelina Novita Tethool; Hasril Hasril; Johan F. Koibur; M. Jen Wajo; Isti Widayati; Noveling Inriani
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol. 11 No. 1 (2026): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v11i1.2718

Abstract

This study aimed to investigate the effect of storage duration with the addition of duck egg yolk on the quality of Kampung chicken spermatozoa stored at room temperature. The roosters used were 18–20 months old with a body weight ranging from 1.8 to 2.1 kg. A factorial completely randomized design (CRD) was employed, consisting of two factors. The first factor was the type of semen diluent: 100% physiological NaCl (P0), 95% physiological NaCl + 5% duck egg yolk (P1), 90% physiological NaCl + 10% duck egg yolk (P2), and 85% physiological NaCl + 15% duck egg yolk (P3). The second factor was the storage duration at room temperature (25–28°C): 30 minutes (A1), 60 minutes (A2), 90 minutes (A3), and 120 minutes (A4). Data were analyzed using a factorial CRD, and if a significant effect was observed (P < 0.05), further analysis was conducted using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results demonstrated that the use of physiological NaCl supplemented with duck egg yolk in all treatments (P0, P1, P2, and P3) maintained average sperm motility and viability above 70%, and abnormality rates below 20%. Storage at room temperature for up to 90 minutes preserved sperm motility and viability above 70%, with abnormalities remaining under 20%. A highly significant interaction (P<0.01) was observed between the type of diluent and storage duration at room temperature for sperm motility and viability. However, no significant interaction was found for sperm concentration and abnormality.Keywords: Duck Egg Yolk, Kampung chicken, Semen diluent, Spermatozoa