Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN BER PADA KANAL KOMUNIKASI HAPS DENGAN MENGGUNAKAN NOMA-MIMO Glaudira, Nadya; Vincent, Vincent
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6509

Abstract

High Altitude Platform Station (HAPS) merupakan teknologi yang memanfaatkan lapisan stratosfer untuk menempatkan satu atau beberapa pesawat udara pada ketinggian 20 km dari permukaan bumi. Kemampuan HAPS yang paling menjanjikan yaitu mengamankan peran dalam generasi keempat (4G) dan konsep teknologi selanjutnya pada Generasi Kelima (5G) yaitu menyediakan throughput yang tinggi. Dengan menggabungkan kehandalan Non-Orthogonal Multiple Access (NOMA) yang merupakan teknik multiple access, saat ini tengah dilakukan penelitian seputar penerapannya pada sistem komunikasi 5G. Pada NOMA multiple user dapat dilayani pada waktu yang berbeda atau pada frekuensi yang berbeda secara bersamaan. Keunggulan penerapan NOMA pada sistem komunikasi 5G antara lain efisiensi dalam penggunaan spektrum frekuensi, meningkatkan kemudahan antar pengguna dan meningkatkan throughput untuk setiap pengguna. Dilengkapi dengan Multiple Input Multiple Output (MIMO) yang dikenal sebagai teknik serbaguna untuk meningkatkan kapasitas yang dapat dikombinasikan dengan berbagai teknik multiple access. Dengan menggunakan MIMO maka dapat dilakukan perbaikan BER (Bit Error Rate), mendapatkan trend yang lebih baik. Dengan nilai BER yang sama dapat menggunakan SNR yang lebih rendah. Pada paper ini, kami melakukan perbaikan BER menggunakan NOMA MIMO 2x2 pada HAPS dengan faktor k yang berbeda pada kanal rician. User 1 (Near User) mendapatkan 20%, User 2 (Far User) mendapatkan 80%. Untuk kinerja BER, terdapat kecenderungan semakin tinggi nilai k maka BER akan semakin baik dengan kecenderungan nilai yang diperoleh semakin menurun. Selain itu, kami juga melakukan plot data rate dan kami mendapatkan trend menurun seiring dengan meningkatnya nilai k dengan alokasi daya pada semua kondisi. 
PENINGKATAN BER PADA KANAL KOMUNIKASI HAPS DENGAN MENGGUNAKAN NOMA-MIMO Glaudira, Nadya; Vincent, Vincent
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6509

Abstract

High Altitude Platform Station (HAPS) merupakan teknologi yang memanfaatkan lapisan stratosfer untuk menempatkan satu atau beberapa pesawat udara pada ketinggian 20 km dari permukaan bumi. Kemampuan HAPS yang paling menjanjikan yaitu mengamankan peran dalam generasi keempat (4G) dan konsep teknologi selanjutnya pada Generasi Kelima (5G) yaitu menyediakan throughput yang tinggi. Dengan menggabungkan kehandalan Non-Orthogonal Multiple Access (NOMA) yang merupakan teknik multiple access, saat ini tengah dilakukan penelitian seputar penerapannya pada sistem komunikasi 5G. Pada NOMA multiple user dapat dilayani pada waktu yang berbeda atau pada frekuensi yang berbeda secara bersamaan. Keunggulan penerapan NOMA pada sistem komunikasi 5G antara lain efisiensi dalam penggunaan spektrum frekuensi, meningkatkan kemudahan antar pengguna dan meningkatkan throughput untuk setiap pengguna. Dilengkapi dengan Multiple Input Multiple Output (MIMO) yang dikenal sebagai teknik serbaguna untuk meningkatkan kapasitas yang dapat dikombinasikan dengan berbagai teknik multiple access. Dengan menggunakan MIMO maka dapat dilakukan perbaikan BER (Bit Error Rate), mendapatkan trend yang lebih baik. Dengan nilai BER yang sama dapat menggunakan SNR yang lebih rendah. Pada paper ini, kami melakukan perbaikan BER menggunakan NOMA MIMO 2x2 pada HAPS dengan faktor k yang berbeda pada kanal rician. User 1 (Near User) mendapatkan 20%, User 2 (Far User) mendapatkan 80%. Untuk kinerja BER, terdapat kecenderungan semakin tinggi nilai k maka BER akan semakin baik dengan kecenderungan nilai yang diperoleh semakin menurun. Selain itu, kami juga melakukan plot data rate dan kami mendapatkan trend menurun seiring dengan meningkatnya nilai k dengan alokasi daya pada semua kondisi. 
Penerapan Teknologi RAS Hemat Energi pada Sistem Vertical Crab Farming (VCF) Busaeri, Nundang; Hiron, Nurul; Glaudira, Nadya; Gufroni, Acep Irham; Tarempa, Genta Nazwar
KARISMAS - JURNAL PENGABDIAN KARYA INOVASI MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025):
Publisher : Sahira Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70282/karismas.v2i2.26

Abstract

Sistem budidaya kepiting bakau berbasis apartemen vertikal (Vertical Crab Farming/VCF) memberikan solusi atas keterbatasan lahan, namun kerap terkendala pada tingginya konsumsi energi akibat penggunaan pompa secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) hemat energi pada sistem VCF melalui pendekatan sirkulasi air berbasis gravitasi yang dikendalikan oleh level air pada reservoir. Reservoir ditempatkan pada ketinggian 3 meter dan diisi menggunakan pompa celup 370 watt yang bekerja secara intermiten. Pengujian menunjukkan debit air sebesar 0,4–0,5 liter/menit per box mampu dipenuhi dengan total kebutuhan sirkulasi 1,8 m³/jam untuk 50 box. Analisis menggunakan pendekatan persamaan debit aliran dan konsumsi energi menunjukkan bahwa sistem ini hanya membutuhkan 1,97 kWh per hari, dibandingkan 8,88 kWh/hari pada sistem konvensional, dengan efisiensi penghematan energi mencapai 77,8%. Sistem juga menunjukkan efisiensi distribusi air yang merata dan mendukung kualitas air yang stabil dengan desain manifold dan orifice presisi. Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi VCF berbasis RAS hemat energi dapat direplikasi oleh pembudidaya skala kecil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan budidaya kepiting di lahan terbatas.