Salah satu upaya untuk mencegah stunting adalah dengan memastikan pemberian ASI eksklusif yang merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal . Pijat laktasi adalah teknik pijat yang dilakukan pada ibu setelah melahirkan untuk meningkatkan produksi ASI sekaligus mempererat hubungan antara ibu dan anak. Tujuan pemberdayaan keluarga adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya ASI eksklusif serta manfaat pelatihan pijat laktasi dengan teknik pijat laktasi kepada ibu maupun pendamping keluarga, seperti suami atau ibu mertua . Metode dalam penelitian ini adalah pemberdayaan keluarga melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan diawali dengan penyuluhan tentang pentingnya ASI eksklusif dan pijat laktasi, diikuti dengan praktik pelatihan langsung teknik pijat laktasi kepada ibu dan keluarga pendamping, seperti suami atau ibu mertua. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan pemberdayaan yang dilakukan di Perumahan Garuda Sakti RT 01/RW 05 menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 44% setelah mengikuti penyuluhan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu dan keluarga mengenai pentingnya pijat laktasi dalam pencegahan stunting. Selain meningkatkan produksi ASI, pijat laktasi juga dapat mengurangi stres ibu dan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi, sehingga mendorong keberhasilan pemberian ASI eksklusif.