Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRAKTIK RASULULLAH DALAM MENGENDALIKAN AMARAH DAN IMPLIKASI PADA MANAJEMEN KONFLIK MASA KINI Kamila Sofiana Rohmah; Diah Novita Fardani
Journal Central Publisher Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i2.606

Abstract

Latar Belakang : Emosi merupakan bagian integral dari pengalaman manusia, dimana setiap individu mengalami emosi dasar seperti marah, senang, dan takut sepanjang hidupnya. Penelitian ini mengkaji fenomena kemarahan, yang ternyata menjadi persoalan umum baik di kalangan masyarakat Jahiliyah maupun modern. Di masa lalu, amarah yang tak terkendali di Arab Jahiliyah seringkali berujung pada kekerasan fisik, sementara di era kini, manifestasinya dapat berupa tawuran, konflik di media sosial, dan aksi main hakim sendiri. Rasulullah SAW, dengan akhlak mulianya, memberikan teladan dalam mengelola amarah Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode-metode pengendalian amarah yang diajarkan dan dipraktikkan oleh Rasulullah SAW, serta relevansinya dalam konteks kehidupan kontemporer. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan analisis terhadap hadis-hadis sahih, ayat-ayat Al-Qur'an, dan karya-karya ulama. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan berbagai cara untuk mengendalikan amarah, diantaranya diam, mengubah posisi tubuh, membaca taawudz, dan berwudhu. Praktik-praktik ini tidak hanya relevan di masa lalu, tetapi juga dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah emosional di era modern. Kesimpulan : Pengendalian amarah merupakan tantangan dari masa Jahiliyah hingga modern. Kemarahan adalah emosi yang mendorong agresi dan dipengaruhi berbagai faktor, serta dapat diekspresikan kepada orang lain, diri sendiri, atau secara terkendali. Dalam Islam, menahan amarah adalah akhlak mulia yang dicontohkan Rasulullah.
Implementasi Pembelajaran Metode Al-Miftah Lil Ulum Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Al-Fattah Kartasura Kamila Sofiana Rohmah; Kholis Firmansyah; Naufal Dzakwan Muhyiddin
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.717

Abstract

Membaca kitab kuning merupakan bagian penting dalam pendidikan pesantren untuk memahami ilmu agama secara mendalam. Namun, santri pemula sering mengalami kesulitan karena metode tradisional kurang efektif bagi mereka yang berlatar belakang non-Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik metode Al-Miftah Lil Ulum dalam pembelajaran kitab kuning dan implementasinya dalam meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning santri Pondok Pesantren Al-Fattah Kartasura.  Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Fattah Kartasura pada periode Agustus 2025-Maret 2026. Subjek penelitian ini Ustadz Muslih selaku pengampu kelas Al-Miftah, sedangkan informan penelitian ini meliputi santri kelas Al-Miftah dan pengurus pondok pesantren periode 2025. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Adapun teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman dengan tahapannya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik metode Al-Miftah Lil Ulum mencakup penyajian materi bertahap dengan tabel, skema, nadzom berlagu familiar, dan bahasa Indonesia sederhana; implementasi pembelajaran efektif melalui tahapan tujuan adaptasi santri pemula, sumber belajar empat jilid Al-Miftah plus Safinatun Najah, strategi ceramah interaktif, presentasi santri, imlak, dan evaluasi lisan-tulis rutin. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa metode Al-Miftah Lil Ulum berhasil meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning santri secara sistematis dan menyenangkan.