Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Good Governance (Studi Kasus pada Inspektorat Provinsi Papua Tengah) Wospakrik, Sartje; Paranoan, Natalia; Pasae, Yoel
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 5 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i5.344

Abstract

Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi aspek krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Inspektorat Provinsi Papua Tengah memiliki peran strategis dalam mengawasi dan mengevaluasi kinerja instansi pemerintah daerah. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang akuntabilitas, keterbatasan sumber daya, serta ketidakefektifan pengawasan masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SAKIP di Inspektorat Provinsi Papua Tengah dan dampaknya terhadap transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAKIP di Inspektorat Provinsi Papua Tengah telah meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran, transparansi laporan kinerja, serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan. Selain itu, adanya audit berkala dan pelatihan pegawai berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan publik. Namun, masih ditemukan kendala dalam hal optimalisasi teknologi informasi serta konsistensi penerapan standar akuntabilitas di berbagai unit kerja. Kesimpulannya, penerapan SAKIP berperan signifikan dalam mewujudkan good governance. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan optimalisasi sistem teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.