Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Absensi Digital Menggunakan QR-Code untuk Fasilkom Radhitya, Arya; Ferdiansyah, Deni Agung; Putra, Eka Dharma; Zachary, Ezra Hafiz; Putra, Gilang GS; Bisyafaa, Iqbal Mahdi; Izaz, M. Thariq; Fariyan, Moh. Naufal; Ariffin, M. Daffa; Widianto, M. Ryan; Fadillah, Nauval Arif
Indo Green Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i1.83

Abstract

Proses absensi manual di Fakultas Ilmu Komputer sering kali memakan waktu, rentan terhadap kesalahan, dan sulit untuk dilacak secara efisien. Untuk menjawab kebutuhan digitalisasi, proyek ini mengembangkan sistem absensi berbasis web menggunakan teknologi QR code. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses absensi, mengurangi risiko kesalahan data manual, serta mempermudah pelacakan kehadiran secara real-time. Proyek melibatkan desain arsitektur sistem, pengembangan backend dan frontend, implementasi QR code, serta pelatihan pengguna. Hasil proyek diukur berdasarkan kemampuan sistem dalam mengolah data absensi tanpa kesalahan, tingkat adopsi pengguna, dan tingkat kepuasan pengguna. Sistem ini diharapkan menjadi solusi inovatif yang mampu mendukung transformasi digital di lingkungan akademik.
Sistem Absensi Digital Menggunakan QR-Code untuk Fasilkom Radhitya, Arya; Ferdiansyah, Deni Agung; Putra, Eka Dharma; Zachary, Ezra Hafiz; Putra, Gilang GS; Bisyafaa, Iqbal Mahdi; Izaz, M. Thariq; Fariyan, Moh. Naufal; Ariffin, M. Daffa; Widianto, M. Ryan; Fadillah, Nauval Arif
Indo Green Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i1.83

Abstract

Proses absensi manual di Fakultas Ilmu Komputer sering kali memakan waktu, rentan terhadap kesalahan, dan sulit untuk dilacak secara efisien. Untuk menjawab kebutuhan digitalisasi, proyek ini mengembangkan sistem absensi berbasis web menggunakan teknologi QR code. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses absensi, mengurangi risiko kesalahan data manual, serta mempermudah pelacakan kehadiran secara real-time. Proyek melibatkan desain arsitektur sistem, pengembangan backend dan frontend, implementasi QR code, serta pelatihan pengguna. Hasil proyek diukur berdasarkan kemampuan sistem dalam mengolah data absensi tanpa kesalahan, tingkat adopsi pengguna, dan tingkat kepuasan pengguna. Sistem ini diharapkan menjadi solusi inovatif yang mampu mendukung transformasi digital di lingkungan akademik.
Implementasi Portal Warga Untuk Pencatatan Data Warga Pada Lingkungan RT 004 Warga Desa Tambun Khasanah, Fata Nidaul; Putri, Alya Priscilla; Ramadhani, Bianca Salikha; Widodo, Dias Satrio Ajie; Hidayatullah, Dimas Alfauzi; Sanjaya, Dimas; Putra, Eka Dharma; Saputra, Erlangga Dwi; Nurhidayat, Fadayen; Erdiansyah, Fadhli Iqbal; Santoso, Fahrul Bagus; Hadi, Fairuz Irfan; Ramadhan, Farhan Arief
Darma Abdi Karya Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v4i2.2766

Abstract

Manual administration in neighborhood communities (Rukun Tetangga/RT) poses a significant obstacle to achieving transparent and efficient governance at the local level. This community service activity aims to develop a web-based community portal and enhance digital literacy among RT administrators through a comprehensive training program. This study employs an Asset-Based Community Development (ABCD) approach that actively involves RT leaders from the design to implementation phase. The portal was developed using the Laravel framework with MySQL database, offering features for News, Billing, Finance, and Inventory management to support more structured RT administration. Direct training was conducted with RT administrators using hands-on practical methods, demonstrating significant improvements in their ability to operate the system. However, this research also identified ongoing challenges, including limited technical support after the KKN program, community resistance to technology, and financial sustainability concerns. Recommendations include: policy advocacy from village authorities, extension of support period to at least 3-6 months, empowerment of local technology champions, comprehensive documentation, and identification of sustainable financial models. This research demonstrates that the success of RT administrative digitalization depends not merely on the quality of technical systems, but on a strong supporting ecosystem and long-term commitment from all stakeholders.