Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pergaulan Bebas Generasi Muda Dalam Perspefktif Hukum Islam (Al-Qur’an) Jalaludin, Moh.; Azis , Abdul
Al Irsyad: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Al Irsyad: Jurnal Studi Islam
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.659 KB) | DOI: 10.54150/alirsyad.v1i1.86

Abstract

The phenomenon of free association among adolescents has increased alongside technological advancements and social changes, challenging the ethical principles of Islam and social balance, and impacting moral development and religious order. This study aims to analyze the factors influencing free association among adolescents and its impact on their moral development in the context of Islamic law. The research was conducted using a qualitative library study, collecting data from academic articles. The survey results reveal that free association is increasingly concerning, particularly as technological advances exacerbate moral decline among the younger generation. Various behaviors, such as drug abuse, premarital sex, alcohol consumption, and fighting, are disrupting social and moral order. In Islam, free association is considered haram (forbidden) because it harms physical, mental, and spiritual well-being. The main factors influencing free association include family, technology, and the social environment. The family plays a crucial role in shaping a child's character, while technology accelerates access to harmful content. Islam emphasizes the importance of maintaining personal dignity, guarding one's gaze, and covering one's private parts to protect the younger generation from the harmful effects of free association. In conclusion, free association undermines moral values and social order, making it essential to uphold religious values, family roles, and strict supervision. 
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTS ZAKIYUN NAJAH SEI RAMPAH Tanjung , Nurhidayah; Lubis, Khairuddin; Azis , Abdul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1) Kreativitas guru yang ada di MTs Zakiyun Najah dalam meningkatkan minat belajar siswa. 2) Faktor pendukung dan penghambat kreativiatas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Zakiyun Najah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kreativitas guru yang ada di MTs Zakiyun Najah, berjalan cukup efektif dilihat dari cara guru menyampaikan pelajaran yang menggunakan beberapa metode yang sudah di kolaborasokan dan dimodifikasi dan mengikut sertakan siswa berperan aktif didalam materi yang di ajarkan, dari situ para siswa terlihat sangat antusias untuk menerima materi pembelajaran. Disamping itu guru juga melakukan pendekatan secara individu untuk memberikan motivasi secara lebih untuk dapat meningkatkan minat belajar siswanya. 2) Terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat kreativiatas guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs Zakiyun Najah diantaranya: a. Faktor pendukung. Salah satu faktor pendukung kreativitas guru adalah pihak sekolah telah memberikan fasiltas berupa buku bacaan untuk mengembangkan kreativitas guru dalam pembelajaran, dan menyediakan laptop untuk mencari revrensi di internet. Dari pihak skolah juga tidak pernah membatasi guru untuk berkreasi lebih. b. Penghambat. Salah satu faktor penghambat adalah terbatasnya waktu pembelajaran yang telah di berikan kepada guru terasa kurang sehingga guru merasa kurang maksimal dalam melaksanakan pembelajaran dengan siswa