Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Perbandingan Rebusan Daun Katuk dan Sayur Daun Katuk Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sambung Makmur Kabupaten Banjar Agusdiyanti, Dhevy Aulia; Rahmawati, Dwi; Handayani , Lisda; Anisa, Fadhiyah Noor
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.640

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI pada bayi berusia kurang dari 6 bulan kalimantan selatan 60,27% persentase tersebut menjadi provinsi 4 terendah, cakupan ASI eksklusif Puskesmas Sambung Makmur sebesar 23,5% dari target 55%, salah satu alasan bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif karena kurangnya produksi ASI pada ibu nifas dan salah satu cara meningkatkan produksi ASI yaitu dengan mengkonsumsi daun katuk. Tujuan: Mengetahui efektifitas perbandingan pemberian rebusan daun katuk dan sayur daun katuk sebelum dan sesudah terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Sambung Makmur Kabupaten Banjar. Metode: Penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental dengan rancangan two group pre test post test dengan kelompok intervensi rebusan dan sayur daun katuk. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 orang ibu nifas dengan menggunakan instrumen menggunakan lembar observasi dan di analisis menggunakan.Wilcoxon. Hasil: Produksi ASI sebelum diberikan intervensi baik itu rebusan dan sayur daun katuk di rata-rata cukup dan setelah di lakukan intervensi meningkat menjadi lancar pada hari ke 4 (p value = 0,025<0,05). Simpulan: Ada pengaruh pemberian daun katuk baik itu rebusan dan sayur terhadap produksi ASI pada ibu nifas.
Hubungan Riwayat Kunjungan ANC dan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Aulia, Raudah; Handayani , Lisda; Anisa, Fadhiyah Noor; Lestari, Yayuk Puji
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1015

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah balita yang mempunyai tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan standar yang seharusnya sesuai dengan usianya. Stunting disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya antenatal care dan anemia masa kehamilan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Mei 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala didapatkan data angka kejadian stunting sebanyak 385 balita, sedangkan jumlah ibu hamil sebanyak 391 orang dengan kunjungan K1 sebanyak 333 orang, kunjungan K4 sebanyak 233 orang dan K6 sebanyak 141 orang serta ibu hamil dengan anemia sebanyak 111 orang. Tujuan: untuk menganalisis hubungan riwayat kunjungan ANC dan anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control secara retrospektif dengan sasaran seluruh balita yang diukur tinggi badan dan tercatat di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen tahun 2022. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 140 orang (70 kasus dan 70 kontrol) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan penelitian hasil analisis univariat kategori riwayat ANC tidak sesuai standar dan kategori riwayat anemia pada ibu hamil tidak mengalami anemia. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square dengan CI 95% dan α = 0,05 menunjukkan bahwa riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,001 dan nilai OR 3,273 dan riwayat anemia dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,062 dan nilai OR 1,897. Simpulan: Terdapat hubungan antara riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting dan tidak terdapat hubungan antara riwayat anemia dengan kejadian stunting.