Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pelaksanaan Discharge Planning Terstruktur Melalui Sosialisasi Perawat dan Pengembangan Leaflet di Rumah Sakit Yuli Sena Futri; Yunina Elasari; Rizki Yeni Wulandari; Dhia Istiqomah; Asril HS; Chusairil Pasa
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1675

Abstract

Discharge planning merupakan bagian penting dari pelayanan keperawatan yang bertujuan menjamin kesinambungan perawatan pasien setelah pulang dari rumah sakit. Namun, pelaksanaannya di Ruang Medina RSU Az Zahra Kalirejo belum berjalan optimal karena belum dilakukan secara terstruktur sejak pasien masuk hingga pulang, belum tersedia media edukasi yang sesuai dengan kebutuhan pasien, serta pemahaman perawat mengenai pelaksanaan discharge planning belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan discharge planning terstruktur melalui edukasi kepada perawat, penyusunan leaflet edukasi pasien, dan sosialisasi pelaksanaan discharge planning di Ruang Medina RSU Az Zahra Kalirejo. Kegiatan diawali dengan identifikasi masalah menggunakan wawancara dan observasi kepada perawat serta penyebaran kuesioner kepada pasien. Intervensi yang dilakukan meliputi penyusunan leaflet edukasi mengenai pencegahan tuberkulosis di rumah, sosialisasi pelaksanaan discharge planning terstruktur kepada perawat, serta edukasi kepada pasien. Evaluasi dilakukan melalui observasi pelaksanaan kegiatan dan penilaian pemahaman peserta setelah kegiatan. Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perawat mengenai pelaksanaan discharge planning terstruktur serta tersedianya media edukasi berupa leaflet yang dapat digunakan dalam proses edukasi pasien. Pasien juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan penularan tuberkulosis di rumah setelah diberikan edukasi. Implementasi kegiatan mendukung pelaksanaan discharge planning yang lebih sistematis dan berkesinambungan. Optimalisasi discharge planning melalui edukasi perawat dan pengembangan media edukasi mampu meningkatkan kesiapan pelaksanaan discharge planning di ruang perawatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan kesinambungan perawatan pasien setelah pulang dari rumah sakit.
Edukasi Dan Pencegahan Hipertensi Di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Hardono Hardono; Wisnu Sadhana; Asril HS; Chusairil Pasa; Giri Susanto; Ria Gustina; Novi Puspitasari; Muhamad Rizky Alkahfi; Muhammad Iksan; Tri Anggoro
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1685

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia (34,1% pada penduduk usia ≥18 tahun berdasarkan Riskesdas 2018) dan sering disebut silent killer karena minim gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi berat seperti stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal. Masyarakat Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan pola hidup berisiko hipertensi, seperti konsumsi tinggi garam dan lemak, rendahnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok, serta minimnya pemeriksaan tekanan darah rutin. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan mengenai pengertian, faktor risiko, tanda gejala, dan komplikasi hipertensi, meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan tekanan darah berkala, serta mendorong penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan interaktif di Balai Desa Marga Agung yang diikuti 20 peserta dewasa berusia 30–60 tahun. Rangkaian kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan menggunakan media leaflet, pemeriksaan tekanan darah, diskusi tanya jawab, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Pengetahuan peserta kategori baik meningkat dari 20% (pre-test) menjadi 75% (post-test), sedangkan kategori kurang menurun dari 45% menjadi 10%. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan bahwa 55% peserta mengalami hipertensi (>140/90 mmHg). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan minat untuk menerapkan gaya hidup sehat. Simpulan: Penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Marga Agung tentang hipertensi serta mendukung deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah, sehingga dapat menjadi model intervensi promotif dan preventif berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa, perangkat desa, dan Puskesmas setempat.