Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Peningkatan Belanja Produk Dalam Negeri pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi Pertumbuhan Industri Mikro dan Kecil Sumarsono, Sonny; Nugroho, Kusnanto
Jurnal Pengadaan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengadaan Indonesia, Edisi April 2024
Publisher : Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59034/jpi.v3i1.35

Abstract

Pengeluaran Pemerintah (Government Expenditure) yang salah satunya dilakukan melalui pengadaan barang/jasa, dalam konsep ekonomi makro terutama aliran Keynesian merupakan kebijakan fiskal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditopang dari pertumbuhan industri nasional, Pemerintah mengimplementasikan Program Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sebagai upaya untuk melindungi sekaligus memberdayakan industri nasional termasuk Industri Mikro dan Kecil. Belanja pengadaan barang/jasa yang dikhususkan untuk menyediakan Produk Dalam Negeri diharapkan memberikan multiplier effect untuk pertumbuhan ekonomi terutama bagi Industri Mikro dan Kecil yang banyak menyerap tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi dampak Belanja Produk Dalam Negeri yang dilakukan oleh Pemerintah bagi pertumbuhan usaha Industri Mikro dan Kecil. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan metode deskriptif dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Belanja Produk Dalam Negeri memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan Industri Mikro dan Kecil terutama dalam meningkatkan Kapasitas Produksi.
Pengaruh Implementasi Model Kematangan terhadap Pencapaian Value for Money untuk Efisiensi Pengadaan Barang/Jasa Studi kasus: Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa pada Program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Nugroho, Kusnanto
Jurnal Kebijakan Ekonomi Vol. 17, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public procurement is an important sector that supports national development. Public procurement in Indonesia still has problems such as lack of organizational and management which ultimately affects the achievement of procurement performance that is not Value For Money. One indicator of failure to achieve Value for Money is inefficiency in the use of the state budget. The government through the Government Goods/Services Procurement Policy Institute (LKPP) in order to improve procurement conditions in Indonesia applies the concept of organizational transformation with the procurement model. The procurement model consists of 4 domains and 9 variables that must be implemented by all Goods/Services Procurement Work Units (UKPBJ) of Ministries, Institutions, and Local Governments in Indonesia. The procurement model has 5 levels which sequentially must reach a minimum level of 3. This study aims to estimate the effect of the procurement maturity model on Value for Money for efficiency. The case study was conducted on 100 UKPBJ National Corruption Prevention Strategies (Stranas PK) in 2019-2020 which was specifically trained by LKPP. The research method used is multiple linear regression. The results of the study indicate that the application of the maturity model has contributed to the increase in Value for Money, especially procurement efficiency.