Evaluasi prosedur perawatan wesel Inggris di Stasiun Surabaya Pasar Turi, khususnya pada wilayah kerja W. 31B dan W. 31C. Wesel Inggris merupakan komponen krusial dalam sistem perkeretaapian yang memungkinkan perpindahan jalur kereta api secara efisien, namun memerlukan prosedur perawatan khusus karena karakteristik teknisnya yang kompleks dan risiko keausan yang tinggi. Tingginya volume lalu lintas kereta api pada wesel 31B dan 31C, kondisi fisik komponen yang mengalami keausan, sistem drainase yang kurang optimal, serta keterbatasan jadwal dan sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan utama dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian prosedur perawatan wesel Inggris dengan standar teknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keandalan fungsi wesel 31B dan 31C, serta mengevaluasi tingkat kesiapan sumber daya (SDM, alat, dan suku cadang) dalam mendukung kelancaran perawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan dampak dari prosedur perawatan yang diterapkan berdasarkan data numerik dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur perawatan dilaksanakan sesuai standar, termasuk pemeriksaan visual, pengukuran dimensi teknis, pengecekan kekencangan baut, dan penggantian komponen yang aus. Teknik pengelasan pada lidah wesel terbukti efektif dalam mengembalikan fungsionalitas. Kesiapan SDM, alat, dan suku cadang secara umum sudah memadai, namun masih terdapat kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan untuk peningkatan kapabilitas dan ketersediaan suku cadang khusus yang terbatas. Faktor-faktor seperti frekuensi lalu lintas, kondisi fisik komponen, lingkungan, serta ketersediaan SDM dan jadwal berpengaruh signifikan terhadap keandalan fungsi wesel.