Efendi, Miftahul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kapasitas Penumpang Kapal Yang Berkeselamatan Melalui Alat Keselamatan Kapal Ferry Kirana VII Di Pelabuhan Tanjung Perak (Studi Kasus : Pelabuhan Tanjung Perak,Kota Surabaya) Efendi, Miftahul; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 1 (April) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n1.p56-61

Abstract

Alat keselamatan merupakan sejumlah peralatan yang digunakan dan dirancang khusus untuk menjamin keselamatan orang yang berada di atas kapal. Kapasitas penumpang kapal harus menyesuaikan kapasitas alat keselamatan yang ada di kapal untuk menjamin keselamatan penumpang saat kapal melakukan pelayaran. Tujuan penelitian ini adalah memberikan rekomendasi kapasitas penumpang kapal yang berkeselamatan. Analisis data yang dilakukan ialah analisis jenis alat keselamatan dan kapasitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi secara langsung di Kantor Kesyahbandara dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak. Hasil perhitungan dari kapasitas alat keselamatan di Kapal Ferry Kirana VII yaitu 704 orang, sehingga kapasitas penumpang kapal tidak boleh lebih dari 704 orang supaya saat terjadi kecelakaan kapal bisa meminimalisir korban jiwa sebab kapasitas alat keselamatan dapat menampung seluruh penumpang kapal.
Analisis Dampak Lalu Lintas Pengembangan Terminal Teluk Lamong Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Menggunakan PKJI 2023 (Studi Kasus : Pelabuhan Tanjung Perak,Kota Surabaya) Efendi, Miftahul; Wibisono, R Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 4 No. 1 (April) (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v4n1.p363-375

Abstract

Terminal Teluk Lamong merupakan terminal yang melayani muatan curah kering dan petikemas untuk saat ini. Pada tahun 2031 Terminal Teluk Lamong di perkirakan akan mencapai 2 juta TEUs dan mengalami peningkatan bongkar muat curah kering mencapai 4,8 juta ton. Berdasarkan fasilitas yang ada, Terminal Teluk Lamong tidak akan mampu untuk memenuhi kebutuhan pelayanan jasa kepelabuhanan. Tujuan melakukan penelitian ini adalah mengetahui kinerja jaringan jalan pada lokasi studi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan survei secara langsung untuk mendapatkan data yang digunakan dalam penelitian. Hasil analisa menunjukkan bahwa jaringan jalan yang terdampak cukup signifikan dari awal beroperasinya Pengembangan Terminal Teluk lamong adalah simpang 3 yang semula mendapat kategori C(sedang) menjadi kategori D(kurang), dan 5 tahun setelah pengembangan kinerja simpang 3 yang semula mendapat kategori D(kurang) menjadi kategori E(buruk).