Indrayana, Anggarda Bagus Setya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kerusakan Jalan dengan Metode Bina Marga (Studi Kasus Ruas Jalan Ponco – Jatirogo KM 138+410 – 139+910) Indrayana, Anggarda Bagus Setya; Haratama, Kusuma Refa
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 2 No. 2 (Agustus) (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v2n2.p200-209

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan pelengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas. Ruas jalan Ponco-Jatirogo merupakan jalan tipe kolektor primer yang merupakan akses bagi para pengguna jalan dari Kabupaten Bojonegoro menuju ke Kabupaten Tuban, selain itu ruas jalan Ponco-Jatirogo merupakan jalan alternatif pada jalur lintas pantai utara (Pantura). Pengamatan dilaksanakan pada ruas jalan Ponco-Jatirogo KM 138+410-139+910 (650 m), pengamatan ini difokuskan pada identifikasi kerusakan jalan, serta dilakukan secara pendekatan kuantitatif dengan proses perhitungan menggunakan metode Bina Marga. Berdasarkan observasi lapangan pada ruas Ponco-Jatirogo terdapat jenis kerusakan pelepasan butir, tambalan, retak memanjang, lubang, dan retak acak. Nilai LHR rata-rata yang didapat adalah 27461,6 smp/hari sehingga kelas lalu lintasnya 7 dan nilai kondisi jalan yang didapat sebesar 3,23. Hasil analisis menggunakan metode Bina Marga mendapatkan hasil nilai Urutan Prioritas sebesar 6,77 yang termasuk ke program pemeliharaan berkala. Penanganan pada program pemeliharaan berkala, antara lain: Penambalan, sealing, surface dressing, lapis ulang.
Perancangan Detail Engineering Design (DED) Teluk Bus Pada Halte Trans Jatim Menggunakan Perkerasan Kaku dan Perkerasan Lentur (Studi Kasus : Halte Trans Jatim Medaeng) Indrayana, Anggarda Bagus Setya; Mahardi, Purwo
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 4 No. 1 (April) (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v4n1.p416-423

Abstract

Halte Trans Jatim Medaeng merupakan salah satu titik pemberhentian pada koridor II dan koridor V Trans Jatim, tetapi halte tersebut tidak memiliki fasilitas teluk bus dan lokasinya yang berada pada jalur padat kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan penumpang bus maupun pengguna jalan lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang bus Trans Jatim serta meminimalisir resiko kemacetan pada lokasi penelitian dengan merancang teluk bus. Metode yang digunakan adalah MDPJ 2024 untuk merancang tebal perkerasan yang akan digunakan, serta rancangan geometri untuk desain teluk bus. Hasil penelitian yang didapat yaitu rancangan geometri teluk bus yang memiliki Panjang 34 meter dan lebar 3 meter, serta tebal perkerasan paling murah yaitu struktur perkerasan burda dengan lapis fondasi agregat dengan total rencana anggaran biaya senilai Rp. 22,539,065.90,-.