Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Amamangun Karyenak Tyasing Sasama: Fungsi Slametan Dalam Mendukung Kesehatan Mental Komunitas Melalui Perspektif Pemberdayaan dan Partisipasi Sosial pada Masyarakat Jawa Bayu Adiputro; Carla Raymondalexas Marchira; Sumarni Djaka Waluya
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.17424

Abstract

Tradisi slametan dalam budaya Jawa memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental komunitas melalui penguatan modal sosial dan keterlibatan sosial. Sebagai ritual komunal, slametan memperkuat ikatan sosial, memungkinkan dukungan emosional yang membantu individu mengatasi stres dan krisis psikologis. Selain itu, elemen sesajen dalam slametan mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan dunia spiritual, yang memperkuat rasa solidaritas di antara anggota komunitas. Meskipun modernisasi dan urbanisasi menghadirkan tantangan bagi kelangsungan tradisi ini, nilai-nilai inti slametan, seperti gotong royong dan solidaritas, dapat diadaptasi ke dalam konteks kehidupan modern. Slametan bahkan memiliki potensi untuk menjadi platform diskusi tentang kesehatan mental di masyarakat urban. Dengan demikian, slametan tidak hanya bertahan sebagai tradisi spiritual tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme koping kolektif yang mendukung kesejahteraan psikologis komunitas. Studi ini menyoroti pentingnya mempertahankan dan mengadaptasi slametan agar tetap relevan dalam menghadapi perubahan sosial yang dinamis, sehingga tradisi ini dapat terus berkontribusi positif terhadap kesehatan mental komunitas.
Efficacy and Safety of Psilocybin-Assisted Therapy for Depression: A Meta-Analysis of Randomised Controlled Trials Siti Nashria Rusdhy; Andrian Fajar Kusumadewi; Carla Raymondalexas Marchira; Mustika Suci Mahardikaningrum; Teresa Lalita Wiryarini; Devira Ayu Wulandari
Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Vol. 6 No. 2 (2026): Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/oaijmr.v6i2.883

Abstract

Psilocybin-assisted therapy shows promise for depression, though current evidence relies on Phase 2 trials with notable methodological limitations. We conducted a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials (RCTs) evaluating psilocybin-assisted therapy for major or treatment-resistant depression up to February 2024. We evaluated depressive symptom severity using random-effects meta-analysis, moderator analyses, Cochrane Risk of Bias 2, and GRADE methodology. Nine RCTs (N=514) were included. Psilocybin therapy demonstrated a large pooled effect size for symptom reduction (SMD = 1.270, 95% CI: 0.865–1.676, p<0.001). However, substantial heterogeneity was observed (I² = 79.1%). Comparator type significantly moderated outcomes, with waitlist controls showing substantially larger effects than active/placebo controls. Overall GRADE certainty of evidence was rated LOW due to risk of bias, heterogeneity, short-term outcomes, and publication bias concerns. In conclusion, while psilocybin-assisted therapy yields a large pooled effect estimate for depression, current findings are preliminary. Results are heavily qualified by methodological constraints, including waitlist-inflated efficacy, compromised blinding from subjective psychedelic effects, and the confounding influence of integrated psychological support. Confirmation through robust Phase 3 trials is required before supporting routine clinical implementation.