Zuriati Zuriati
Universitas Binawan Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH AKTIFITAS FISIK : SENAM DIABETES TERHADAP PENGENDALAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PAUH PADANG Zuriati Zuriati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Kadar gula darah didalam tubuh seseorang meningkat atau menurun yang disebabkan oleh gaya hidup modern. Salah sau cara dalam pengendalian kadar gula darah ini adalah dengan melakukan senam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam terhadap pengendalian kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain yang dipakai “Quasy eksperimen” dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan “Pretest – Posttest. Pengumpulan data dengan cara eksperimen, kemudian data diolah secara komputerisasi dan dianalisa secara univariat dan secara bivariat yaitu dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata kadar gula sebelum dilakukan senam pada minggu I adalah 237,438 dengan standar deviasi 97,135, nilai minimum 143 dan maksimum 112. Rata-rata kadar gula darah setelah dilakukan senam minggu IV adalah adalah 181,375 dengan standar deviasi 53,659, nilai minimum 112, dan nilai maksimum 304. Terdapat perbedaan antara kadar gula darah sebelum dan setelah dilakukan senam pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Pauh Padang Tahun 2018 (p = 0,001). Diharapkan agar dapat menerapkan senam sebagai salah satu terapi untuk menurunkan kadar gula darah, serta dapat melakukan sosialisasi lebih tentang manfaat senam terhadap pengendalian kadar gula darah.
PENGARUH TERAPI AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS ANDALAS PADANG TAHUN 2019 Zuriati Zuriati; Melti Suriya
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi disebut sebagai the silent killer karena sebagian penderita tidak merasakan adanya keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Kerusakan organ target akibat komplikasi hipertensi akan tergantung kepada besarnya peningkatan tekanan darah dan lamanya kondisi tekanan darah yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati. Organ-organ tubuh yang menjadi target antara lain otak, mata, jantung, ginjal, dan dapat juga berakibat kepada pembuluh darah arteri perifer. Berdasarkan Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk Estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hipertensi adalah terapi air kelapa. Tujuannya untuk mengetahui efek terapi air kelapa untuk menurunkan tekanan darah. Jenis penelitian ini mendesain Ekperiment quasy. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Andalas Padang Tahun 2019. Populasi penelitian pasien Hipertensi ini, dengan sampling acidental sebanyak 30 orang. Uji statistik Paired t-test. Hasilnya diperoleh pretest mean tekanan darah pada kelompok intervensi yaitu 156,00 / 66,00 mmHg dan kelompok kontrol adalah 164,57 / 70,00 mmHg. Posttest berarti tekanan darah pada kelompok intervensi adalah 144,67 / 54,67mmHg dan kelompok kontrol adalah 162,00 / 64,00 mmHg Penelitian ini menunjukkan adanya efek terapi air kelapa untuk menurunkan tekanan darah pada orang dengan hipertensi p value = 0,000. Diharapkan perawat di Puskesmas Andalas mensosialisasikan kepada pasien hipertensi menggunakan terapi air kelapa untuk menurunkan tekanan darah.