p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Valtech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengendalian Kualitas Produk pada Industri Kerajinan Gerabah Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) (Study kasus pada sentra kerajinan gerabah Desa Pagelaran, Kec. Pagelaran, Kab. Malang) RICO LAX SNIKY; Nelly Budiharti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i2.3837

Abstract

Abstrak, Dusun getaan yang berada di Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran merupakan sentra kerajinan produk gerabah berupa peralatan dapur dan beberapa perkakas lain tradisionallainnya yang terletak di kawasan Kabupaten Malang. Sentra gerabah tersebut berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Malang, di sebelah selatan kota Malang atau biasa di sebut dengan Malang selatan, berada satu jalur utama jalan menuju kawasan wisata pantai Malang selatan. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa terdapat penurunan penjualan yang terjadi pada bulan Januari sampai Juni 2020, dikarenakan konsumen merasa kurang puas dengan kualitas produk gerabah Desa Pagelaran. Dengan menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD), peneliti dapat melakukan evaluasi dan memberikan usulan kepada produk gerabah Desa Pagelaran agar pengrajin mengetahui kekurangan dari produknya dan segera melakukan perbaikan. Setelah mengetahui masalah dan kekurangan produk gerabah, langkah selanjutnya adalah melakukan analisa hasil kuesioner yang telah di bagikan kepada konsumen gerabah Desa Pagelaran. Setelah melakukan analisa menggunakan metode QFD, beberapa atribut yang perlu ditingkatkan adalah terdapat varian warna pada produk, terdapat variasi gambar pada produk, produk terdapat ornament pendukung, model/desain produk kekinian, dan produk tidak mudah pecah dan awet. Atribut yang harus dipertahankan adalah produk berkualitas, produk sesuai fungsinya, terdapat variasi model produk, dan finishing produk rapi dan halus. Kata Kunci : House Of Quality, QFD, Quality Function Deployment, Rumah Kualitas
Upaya Pengendalian Resiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis Pada Pekerjaan Pembuatan Produk Tahu di Desa Ploso , Kab. Jombang, Jawa Timur tedy santoso; Nelly Budiharti; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i2.3877

Abstract

Perkembangan dunia industri di Indonesia saat ini terlihat semakin pesat. Setiap industri diharuskan selalu memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan agar dapat memenuhi permintaan setiap konsumen. Semakin tinggi produktivitas maka akan mengakibatkan semakin besar juga bahaya atau risiko kerja yang akan ditimbulkan. Home Industri Sari Taqwa adalah pabrik yang bergerak dalam bidang industri di mana pabrik tersebut mempunyai kegiatan utama memberikan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau dan kenyamanan kepada konsumen. Produk yang di hasilkan berupa tahu dengan berbagai jenis dan ukuran. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa terdapat potensi bahaya pada proses industri tahu Sari Taqwa, antara lain seperti gerakan monoton, terjepit dan tertimpa alat press, lantai licin, terkena jamur. Dengan metode Job Safety Analysis (JSA), peneliti dapat mengidentifikasi bahaya dan potensi kecelakaan kerja yang terjadi di area produksi home industri Sari Taqwa. Melalui observasi, peneliti dapat mengetahui bahaya apa yang ada pada kegiatan pembuatan tahu di area produksi home industri Sari Taqwa dan seberapa tinggi tingkat risiko yang ditimbulkan. Setelah mengetahui bahaya dan resiko pada pekerjaan pembuatan tahu, langkah selanjutnya adalah melakukan pengendalian resiko apa yang harus diterapkan, sehingga dapat dilakukan tindakan pengendalian yang tepat agar terciptanya rasa nyaman dan aman pada saat melakukan pekerjaan pembuatan produk tahu di area produksi home industri Sari Taqwa. Hasil penelitian dapat diketahui, bahaya pada pekerjaan pembuatan produk tahu terdapat bahaya fisik dan bahaya ergonomi. Penilaian risiko sebelum dan setelah dilakukan rekomendasi pengendalian mengalami penurunan. Pada pekerjaan pembuatan produk tahu sebelum dilakukan rekomendasi pengendalian memiliki 11,2% high risk, 44,5 % mederate risk dan 44,5% low risk. Setelah dilakukan rekomendasi pengendalian menjadi 0% high risk, 11,2% moderate risk dan 88,8% low risk. Rekomendasi pengendalian yang diberikan berdasarkan hirarki pengendalian yaitu eliminasi, engineering control, administrative control dan alat pelindung diri.